BOGOR - Seorang korban kecelakaan beruntun bus di kawasan Puncak, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, yang dirawat di RS PMI ada yang belum dikunjungi keluarga.
Seorang petugas RS PMI menyebutkan korban mengaku bernama Syamsuddin asal Cianjur, Jawa Barat. Pihak rumah sakit kesulitan mengoperasi korban karena belum ada persetujuan dari pihak keluarga. Padahal luka yang diderita korban sangat serius.
Syamsuddin menderita patah tulang di kaki dan tangan. Bagian wajahnya pun ditutup perban karena luka serius. Korban dirawat di ruang Dahlia.
“Dia bicara tapi tidak terlalu jelas, asalnya dari Cianjur naik bus Doa Ibu jurusan Jakarta-Tasikmalaya,” ungkap petugas RS PMI yang tidak bersedia namanya dipublikasikan, Minggu (12/2/2012).
Bis yang ditumpangi Syamsuddin ditabrak bus Karunia Bakti yang melaju menuju Jakarta.
Dari total tujuh korban luka yang masih dirawat di RS PMI, tinggal lima orang yang masih dirawat. Satu korban dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Seluruh korban menderita luka patah tulang.
Sementara Dirut RS Paru Saroso, Zubaidah, mengatakan masih ada dua korban yang masih dirawat.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.