JAKARTA - Pelaku penipuan terhadap keluarga pilot yang menjadi tersangka kasus narkoba, yaitu Harum Adi, telah ditangkap. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Tony Hermanto saat diwawancarai wartawan di ruangannya (14/02/2012).
"Kami dapat info dari BNN bahwa ada yang mengklaim memiliki kenalan dekat di BNN dan Polri. Kemudian kasus tersebut sudah direspons oleh reserse kriminal umum, dan segera kami tangani," ungkapnya.
Setelah mendapat laporan tentang kasus penipuan tersebut, polisi segera meringkus pelaku yang bernama Asril. "Kita menangkapnya di rumah, daerah Bintaro. Kita juga mengggeledah isi rumahnya dan menemukan sejumlah barang bukti," jelasnya.
Namun, sampai saat ini pihak kepolisian belum dapat mengumpulkan sejumlah informasi dari tersangka. Karena sejak ditangkap sampai dengan saat ini tersangka sedang dirawat di rumah sakit Tarakan akibat memiliki penyakit jantung.
"Keterangan dari yang bersangkutan sebagai pelaku masih berbelit. Sejak kita tangkap dia masih dirawat di rumah sakit Tarakan akibat penyakit jantung. Kita masih menunggu penemuan fakta lain untuk membuktikan dia berapa kali melakukan ini," tambahnya.
Selain itu pihak kepolisian juga belum berhasil menemukan uang tunai hasil dari penipuan tersebut. "Uangnya belum ditemukan. Kami akan meminta print out buku rekening kepada pihak bank yang bersangkutan," lanjutnya.
Berdasarkan penggeledahan di rumah pelaku, polisi menemukan satu lembar pemindahan dana antar rekening BCA sebesar Rp450 juta tertanggal 18 Januari, dua buah buku tabungan Bank BCA KCP Bintaro an. Asril, satu lembar pemindahan dana antar rekening BCA an. Asril sebesar Rp35 juta ke rekening an. JP, Rp35 juta ke rekening an. WI, dan Rp30 juta ke rekening an. DH.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.