BANDA ACEH - Polda Aceh mengultimatum warga sipil yang memiliki senjata api, amunisi, dan bahan peledak ilegal di provinsi itu untuk segera menyerahkannya ke Polisi.
Bila hingga 20 Februari 2012 pukul 00.00 WIB belum diserahkan, maka Polisi dibantu TNI akan melakukan razia. Jika ditemukan maka pemiliknya atau penyimpannya akan dikenai sanksi sesuai aturan hukum berlaku.
"Kepada masyarakat yang masih memiliki, menyimpan, atau menyembunyikan senjata api, amunisi, dan bahan peledak ilegal agar dapat menyerahkan ke Polda Aceh, Polres, atau Polsek yang ada di wilayahnya," kata Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan di Banda Aceh, Selasa (14/2/2012).
Maklumat yang dikeluarkan mulai hari ini dibacakan Iskandar saat memimpin apel gabungan Polri/TNI untuk pengamanan Pemilukada di Mapolda Aceh.
Menurutnya, maklumat itu dikeluarkan untuk meminimalisasi tindak kejahatan kriminalitas, karena masih banyaknya senjata api ilegal yang beredar di masyarakat bisa meningkatkan aksi kejahatan.
"Terhadap masyarakat yang masih memiliki, menyimpan, atau menyembunyikan senjata api, amunisi dan bahan peledak ilegal sampai batas waktu yang telah ditentukan akan dikenakan status quo sebagai bukti terjadinya kejahatan sampai dengan adanya keputusan hukum yang berlaku," ujar Iskandar.
Segala keperluan administrasi sudah lengkap untuk diambil tindakan tegas dan memberi sanksi. Sesuai Pasal 1 UU Nomor 12/1951 sanksi bagi pemilik, penyimpan atau pembawa senjata api, amunisi, dan bahan peledak ilegal adalah penjara selama 20 tahun, seumur hidup, hingga hukuman mati.
Iskandar menegaskan pihaknya akan menggelar operasi bersandi Sikat Rencong 2012 untuk mengamankan pemilukada sekaligus memburu senjata api ilegal.
Masyarakat yang mengetahui keberadaan senjata api, amunisi, dan bahan peledak ilegal diminta melaporkan ke Polisi. "Rahasia akan kami simpan, kami berkepentingan menyita," sebut dia.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.