Israel Tuduh Iran Terlibat Pengeboman di Bangkok

|

Pengeboman di Bangkok (Foto: Reuters)

Israel Tuduh Iran Terlibat Pengeboman di Bangkok
BANGKOK - Pihak Kepolisian Thailand memastikan pelaku pengeboman di Bangkok merupakan warga Iran.

"Kami menemukan paspor orang yang terluka itu. Ini adalah paspor Iran dan pria itu memasuki Thailand melalui Phuket dan tiba di Bandara Suvarnabhumi pada 8 Februari," ujar Jenderal Polisi Bansiri Prapapat seperti dikutip Reuters, Rabu (15/2/2012).

Polisi telah menahan tersangka lainnya di bandara utama Bangkok, Suvarnabhumi. Salah seorang ditangkap di rumah yang mereka sewa di kawasan Ekamai, Bangkok, di mana ledakan pertama terjadi di rumah itu.

Sebelumnya dilaporkan, dua ledakan terjadi di Jalan Sukhumvit 71 dan kawasan Ekamai Bangkok pada Selasa kemarin. Akibat insiden itu seorang pria warga negara asing yang diduga merupakan pelaku pengeboman terluka.

Sopir taksi, saksi mata peristiwa ledakan, mengaku melihat pria itu melempar bom ke mobil di hadapannya. Meski sempat berlari, namun dia terluka terkena pecahan bom yang dilemparnya sendiri.

Tidak ada korban tewas dalam insiden ini, namun televisi setempat melaporkan lima orang menderita luka ringan.

Ledakan di Bangkok terjadi sehari setelah bom kembar yang di kantor staf kedutaan Israel di India dan Georgia.

Menanggapi insiden pengeboman di Bangkok, Israel menuduh Iran dan kelompok Hizbullah sebagai dalang utama di balik aksi teror menyusul dengan aksi teror sebelumnya yang juga terjadi di India dan Georgia sehari sebelumnya.

"Serangan teroris di Bangkok membuktikan sekali lagi bahwa Iran dan sekutunya terus melakukan aksi teror. Iran dan Hizbullah tak henti-hentinya melakukan teror yang dapat membahayakan stabilitas kawasan, dan membahayakan stabilitas dunia," ujar Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak dalam kunjungannya ke Singapura.

Kendati demikian para pejabat Thailand belum dapat memastikan apakah pengeboman ini berkaitan dengan aksi teror yang terjadi di India dan Georgia.

Pejabat Thailand juga menolak untuk menanggapi pernyataan Menhan Israel tersebut. Sementara itu Iran dilaporkan sudah membantah tuduhan Israel itu. (rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Raja Solo Akhirnya Angkat Bicara Atas Pelecehan Seksual