PADANG - Meski telah melahirkan tokoh nasional yang mempengaruhi pemikiran dunia, namun kondisi Masjid Raya Jihad ternyata kondisinya dalam keadaan rusak mulai dari lantai, kubah dan mirad serta halamannya.
"Masjid ini telah melahirkan orang yang bersejarah, namun kondisi mesjid ini dalam keadaan rusak, lantainya belum ada marmer, kubah atas rusak sejak gempa serta halaman dan miradnya sudah rusak," kata Adi Rozal Ketua Yayasan Masjid Raya Jihad, di Jalan Imam Bonjol Kota Padangpanjang Sumatera Barat, Kamis (16/2/2012).
Masjid yang dibangun sejak zaman Jepang dan tempat Buya Hamka berkotbah setelah seolah Thawalib ini merupakan masjid yang terbesar di Padangpanjang. Melihat kondisi masjid yang demikian, MNC memiliki kepedulian untuk membantu masjid tersebut.
Pemred Global TV Arya M Sinulingga mengatakan bantuan tersebut merupakan program sosial MNC dalam meringankan beban warga seperti halnya ketika bencana meletusnya Gunung Merapi, gempa di Sumatera Barat dan Mentawai.
Arya menambahkan bantuan berupa uang tunai tersebut langsung diserahkan ke pengurus masjid. "Kami memberikan bantuan ini karena mesjid telah berjasa melahirkan tokoh bangsa yang mengubah sejarahnya," tambahnya. (sus)
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.