tragedi sukhoi

Nur Mahmudi : Tak Makan Nasi Sehari, Enggak Akan Mati!

Marieska Harya Virdhani - Okezone
Jum'at, 17 Februari 2012 15:34 wib
Wali Kota Depok Nur Mahmudi
Wali Kota Depok Nur Mahmudi

DEPOK- Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengaku tetap akan mempertahankan program Sehari Tanpa Nasi atau One Day No Rice setiap hari Selasa.

Sebab, hal itu sudah diatur dalam Peraturan Presiden No 22 tahun 2009 tentang keanekaragaman pangan.

Menurut Nur Mahmudi, dengan sehari makan tanpa nasi maka tidak akan menimbulkan kematian. Sebab pengganti karbohidrat yang ada di nasi dapat digantikan dengan makanan lain. “Tak makan nasi sehari enggak akan mati kan, pisang dan sukun juga memiliki karbohidrat besar. Selain kedua bahan makanan itu, unsur karbohidrat dapat didapat pada singkong dan ubi. Gerakan ini untuk melatih kita lebih cerdas tentang gizi seimbang tanpa nasi," paparnya kepada wartawan di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jumat (17/2/2012).

Menurutnya, 100 gram beras mengandung 175 kalori, 4 gram protein, dan 40 gram karbohidrat. Hal itu setara dengan nasi jabung 100 gram, kentang 200 gram, singkong 100 gram, talas 200 gram, ubi 150 gram, tepung maizena 40 gram, tepung singkong 40 gram, sagu 40 gram, hunkwe 40 gram, dan bihun 50 gram.

"Saya sudah enam bulan berturut-turut tidak makan nasi. Kebutuhan karbohidrat itu dapat dipenuhi dengan bahan lainnya yang dipadu dengan sayuran dan buah-buahan," tandasnya.

Gerakan Sehari Tanpa Nasi atau One Day No Rice diberlakukan di Depok dimulai dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (NS). Namun gerakan ini masih ditolak oleh para pedagang kantin di Balaikota Depok karena omzet mereka menurun.
(ugo)

  • hdp » 0 Tanggapan
    emang ga akan mati koq om.. cuma aneh aja, terlalu "brilliant" gituh idenya. sekalian aja bikin program bulan tanpa gaji n tahun tanpa korupsi, dijamin deh rakyat Indonesia bisa terus makan nasi.. :D
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.