tragedi sukhoi

Beli Pesawat Kepresidenan

Presiden SBY Disomasi

Tegar Arief Fadly - Okezone
Minggu, 19 Februari 2012 13:23 wib
Dokumentasi Okezone
Dokumentasi Okezone

JAKARTA - Lagi-lagi belanja pemerintah pada rezim SBY-Boediono mendapat kecaman. Kali ini, sejumlah LSM yang tergabung dari Tim Advokasi Koalisi APBN mensomasi pembelian pesawat kepresidenan oleh pemerintah, karena disinyalir dana yang digunakan berasal dari hutang.
 
Mereka menuntut dalam jangka waktu 7x24 jam sejak somasi dibacakan untuk membatalkan rencana pembelian pesawat kepresidenan dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat.
 
Menurut ketua eksekutif IHCS, Gunawan, pemerintah telah lalai melakukan kewajibannya.
 
"Untuk soal APBN kontitusi RI UUD 45 menekankan bahwa APBN dipertanggungjawabkan untuk kesejahteraan rakyat. Pemerintah telah lalai melaksanakan kewajibannya yang diatur dalam UUD 1945, UU Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, UU Nomor 2 tahun 2008 tentang parpol, dan UU Nomor 22 tahun 2003 susunan dan kedudukan MPR, DPR, DPD, dan DPRD, serta Inpres No. 7 tahun 2010 tentang penghematan belanja kementerian/lembaga tahun 2011,” ungkapnya.
 
Menurut Gunawan, pembelian pesawat menggunakan dana hutang, akan semakin membebani negara. "Pembelian pesawat dengan mekanisme hutang pasti akan membawa dampak pada APBN, karena nanti dibebani cicilan luar negeri,” tambahnya.
 
Uchok Sky Khadafi, Koordinator Investigasi dan Advokasi FITRA mengungkapkan, bahwa alasan Presiden membeli pesawat tersebut menyesatkan publik. Karena perbandingan yang digunakan DPR dalam menyetujui pembelian itu dengan menggunakan perbandingan antara sewa dan membeli.
 
"Perbandingan sewa dan beli itu logika yang menyesatkan publik. Harusnya perbandingan yang dipakai DPR dalam meloloskan pembelian itu bukan sewa dan beli, tapi spesialisasi jenis, merk, yang disesuaikan dengan keperluan," jelas Ucok.
 
Somasi tersebut ditujukan kepada Presiden, Pimpinan DPR RI, Ketua, Wakil Ketua, dan seluruh anggota Banggar DPR, Menteri Sekertaris Negara, Menteri Keuangan, dan Pimpinan Fraksi di DPR.
 


Okezone.com Vote Form : 578401

Apakah pembelian pesawat kepresidenan perlu dibatalkan?




(teb)

  • suherlan » 0 Tanggapan
    daripada beli pesawat mending uangnya buat gue...... buat beli beras...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Acid » 0 Tanggapan
    Kalo mao benerin masalah pendidikan, sarana dan prasarana umum yang rusak di sana-sini gak cukup kalo hanya nganggarain dana, buktinya liat aja papua, pemerintah dah kasih anggaran paling banyak buat mereka tapi karena mental pejabat daerahnya masih bobrok hasilnya malah nihil,, gak keliatan.. gak dapet apa-apa,, so selagi mental pejabat kita masih korup di sana-sini mending dana yang ada dialokasikan buat yang pasti-pasti aja.. misalnya yah beli pesawat.. supaya presiden kita bisa kontrol langsung pejabat-pejabatnya di daerah tanpa musti pusing ngurusin carter yang belum tentu siap tersedia setiap saat presiden membutuhkan..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Sandy Gunarso » 0 Tanggapan
    Saya punya analogi seperti ini. Waktu itu, saya mengajak salah seorang keponakan saya yang masih berusia 6 tahun untuk pergi ke Mall di Jakarta. Dari rumah kami sudah perjanjian untuk tidak membeli apapun dan hanya membeli buku keperluan saya. Karena dia mau ikut, maka dia setuju dengan itu. Ya berhubung ada mama dan papanya yang mengawasi. Pergilah kami menuju Mall. setibanya di Mall, kami parkir di ground. lalu masuk lewat tangga. singkat cerita, ketika masuk ke lobby Mall, disitu dia melihat mobil remote kontrol yang lumayan bagus. Lalu, dia menarik lengan saya untuk melihat demo mobil remote itu. Dan akhirnya dia menangis sejadinya untuk membeli mobil remote itu. Hingga dirumah pun dia terus merengek ke orangtuanya. Begitulah anak kecil, kalau sudah punya mau tuh dia akan merengek terus sampe keinginannya terkabul. Nah dari analogi di atas, berbeda dikit dengan Bapak Tampan kita. Keinginannya tuh yang besar dan mahal dan berkualitas, mungkin mengikuti umurnya juga yang sudah hampir kepala 6. jadi ya tentu ga mau pesawat yang digantung trs muter2 ga jelas di langit2 rumah, makanya beliau ingin pesawat beneran yang canggih. lantas bila kepalanya anak kecil, trs anak buahnya apa dong? Mari Bapak/Ibu pembaca, saya hanya membuka sedikit pandangan saja. Masih banyak teman-teman kita, anak-anak kita yang tak bisa makan, kesulitan belajar, bahkan ada yang menderita busung lapar di beberapa tempat. uang 800an milyar, itu bukan uang kecil. Tolonglah lebih bijaksana dalam melakukan pembelanjaan negara. Lah c***a yang kaya raya aja Presidennya rendah hati, kok kita masih berkembang mau neko2 dan tinggi hati. Yuks, waktunya kita intropeksi diri. Terima kasih.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • hoet » 0 Tanggapan
    udah g ush prmasalahkn pswt kpresidenan,yg jls yg g stju itu iri.kl iri jd presiden aj.q jd rakyat stju2 aj.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • boedy fanhoethen » 3 Tanggapan
    kalau saya sangat setuju sekali SBY beli pesawat karna menurut saya itu sangat penting,,dan buat para LSM yang mensomasi SBY gk usah lah kalian sok bawa-bawa nama rakyat,,rakyat yang di rugikan,kami sbgai rakyat kecil gk merasa di rugikan tetapi kami malah bangga presiden kita memiliki pesawat sendiri,,dari pada duit negara di korupsi ma pejabat yang gk bener...lanjutkan pak SBY.
    • solihin suryana
      mnurut saya....penting punya pesawat kepresiden...tp utk saat ini lebih utama...cukupi dan sejahterakan rakyat dulu...baru beli pesawat..........kondisi negara banyak hutang....malah hambur2kan uang....hemaaaat....pak sby.....berantas korupsi....sikat tikus2 got....bisa ga pak SBY ,,KLAU GA BS....SY MAU jd presiden....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.