JAKARTA - Kesiapan Wiranto untuk maju sebagai calon presiden yang diusung Partai Hanura, dinilai pengamat politik sebagai suatu hal yang wajar. Namun, mantan Panglima TNI harus bisa tampil beda.
"Tidak apa-apa dia (Wiranto) maju sebagai calon presiden, karena dari segi fisik terlihat masih siap tinggal bagaimana dia bisa mengadu wawasan dan pemikirannya untuk meyakinkan masyarakat. Hal itu tampaknya tidak terlalu masalah untuknya," ungkap Andrinof Chaniago, pengamat politik Universitas Indonesia kepada okezone, Minggu (19/2/2012).
Namun, Andrinof belum bisa memperkirakan kemungkinan akan menangnya Wiranto jika maju sebagai Capres pada 2014 mendatang. "Dia perlu meningkatkan banyak hal salah satunya visi yang harus lebih jelas dan memiliki pondasi yang kuat," lanjutnya.
Andrinof menilai Wiranto harus bisa berbeda dengan calon yang lain dan harus bisa mengambil kepercayaan sejumlah masyarakat yang sudah tidak lagi yakin dengan partai politik.
"Cara untuk tampil beda mudah saja, dia cukup menjaga kadernya yang menjadi anggota DPR untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar etika dan moral yang bisa membuat masyarakat yang tadinya tidak percaya, menjadi yakin jika partai Hanura bersih," tandasnya.
Perlu diketahui, Wiranto pernah mencalonkan diri menjadi presiden pada Pemilu 2004 dan berduet dengan Salahuddin Wahid. Namun, purnawirawan jenderal ini tumbang di putaran pertama.
Sedangkan pada Pemilu 2009, Wiranto kembali bertarung namun kali ini menjadi calon wakil presiden mendampingin Jusuf Kalla. Sayang, pasangan tersebut mendapat perolehan suara paling rendah dibawah SBY-Boediono dan Megawati-Prabowo. Akankah kali ini Wiranto berhasil? Kita lihat saja nanti.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.