Pegadaian alokasikan dana pinjaman Rp8 triliun

|

Pegadaian alokasikan dana pinjaman Rp8 triliun


Sindonews.com – Perum Pegadaian Medan mengalokasikan uang pinjaman dengan sistem gadai sebesar Rp8,016 triliun pada 2012.

Kepala Humas Kanwil Perum Pegadaian Medan, Lintong Parulian Panjaitan mengungkapkan, dari jumlah tersebut, sebesar Rp5,796 triliun dialokasikan ke Kredit Cepat Aman (KCA) yang berbentuk Gadai Konvensional.

Selebihnya sebesar Rp2,220 triliun didistribusikan ke sistem Gadai Syariah. Selain menargetkan alokasi uang pinjaman, Kanwil Perum Pegadaian Medan juga mematokan pencapaian nasabah dan barang jaminan.

“Kami targetkan pada 2012 sebanyak 1.676.419 nasabah dan 3.301.835 barang jaminan yang akan dicapai,” ucap Lintong.

Besaran dana yang ditargetkan ini, ditentukan dalam surat No 87/Ak.3.0012.3/2012 tertanggal 8 Februari 2012, Kanwil Perum Pegadaian Medan. Wilayah kerjanya meliputi Sumatera Utara (Sumut) dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).

Lintong optimistis, target yang ditetapkan Perum Pegadaian Pusat ini akan tercapai, seiring dengan perluasan cabang dan outlet di seluruh daerah Sumut-NAD.

“Sampai saat ini jumlah outlet dan cabang yang dimiliki Kanwil Perum Pegadaian Medan sebanyak 339,” ujarnya.

Selain itu, sambungnya, kepercayaan masyarakat yang tinggi untuk mendapat tambahan dana dari Pegadaian, Perum Pegadaian Medan memprediksi pendapatan uang pinjaman juga akan terus tumbuh.

“Uang pinjaman juga diperkirakan akan tumbuh cukup signifikan. Contohnya, pedagang butuh tambahan modal, orangtua yang menyekolahkan anaknya, pasti perlu dana ekstra. Termasuk petani yang butuh modal tambahan untuk membeli bibit, alat pertanian, dan sebagainya,” tuturnya.

Lintong menambahkan, Pegadaian akan terus berbenah untuk menjadi yang terbaik dalam melayani kebutuhan masyarakat, mengingat Pegadaian adalah badan usaha yang dibentuk negara untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

“Pada Maret, Pegadaian resmi menjadi Perseroan Terbatas (PT) milik negara. Untuk itu kami terus melakukan pembenahan di segala lini agar Pegadaian bisa menjadi salah satu BUMN (Badan Usaha Milik Negara) terbaik,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Usaha Kecil Menengah (UKM) Center Deni Faisal Mirza mengungkapkan, Pegadaian merupakan salah satu BUMN yang sangat membantu UKM dalam pemberian pinjaman usaha. Melalui PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan), Pegadaian juga meluncurkan pinjaman lunak kepada UKM.

“Berbeda dengan BUMN lain yang mengucurkan pinjaman harus dengan jaminan surat tanah, melalui Pegadaian UKM bisa meminjam dengan jaminan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) dan emas. Jumlah uang pinjamannya juga cukup besar, bisa mencapai Rp100 juta,” tuturnya.

Namun, lanjut Deni, Pegadaian kurang menyosialisasikan PKBL ini kepada masyarakat UKM di Sumut. “Geliatnya tidak sebanyak BUMN lainnya,” ucap dia.

Karena itu, Deni berharap Pegadaian lebih menyosialisasikan program pinjamannya kepada UKM serta memanfaatkan mitranya di daerah Sumut lebih sering dalam berbagai event daerah dan nasional. (bro)


(hri)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • UMKM

      LPG 3 kg di Salatiga tembus Rp15.000/tabung

      Harga gas LPG ukuran 3 kilogram (kg) ditingkat pengecer di daerah Sidoerejo, Salatiga mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Saat ini harga gas LPG tabung melon tersebut menembus Rp15 ribu per tabung.

    • UMKM

      Kuartal III, inflasi Jabar diperkirakan 1,5-2%

      Angka inflasi Jawa Barat (Jabar) pada bulan Juli, Agustus, dan September diperkirakan akan mencapai 1,5-2 persen. Peningkatan inflasi disebabkan terbitnya sejumlah kebijakan pemerintah serta kondisi ekonomi global.
       

    • UMKM

      Awasi ekspor-impor, maritim RI harus diperkuat

      Sering digunakannya perairan Indonesia sebagai jalur perdagangan ekspor-impor, mengharuskan Indonesia memperkuat kekuatan maritimnya.

    • UMKM

      Semester I/2012, Bulog raup untung Rp111 M

      Perusahaan Umum (Perum) Bulog, mencatat keuntungan pada semester I/2012 sebesar Rp111 miliar. Pencapaian tersebut lebih disebabkan setelah adanya rekonsiliasi dari Public Service Obligation (PSO).

    • UMKM

      Awasi ekspor-impor, maritim RI harus diperkuat

      "Kalau Indonesia ingin kuat menjaga martabat sebagai bangsa yang kuat, berarti Indonesia harus kuat di bidang maritim maupun pertanian," kata Sri Sultan Hamengku Buwono X.

    • UMKM

      Raskin ke-13 siap meluncur jelang Ramadan

      Perusahaan Umum (Perum) Bulog siap salurkan beras untuk rumah tangga miskin (raskin) ke-13. Penyaluran itu akan dilakukan menunggu keputusan pemerintah. Kemungkinan, raskin tersebut akan disalurkan menjelang bulan Ramadan

    • UMKM

      Kulon Progo siapkan kota Satelit

      Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta menyiapkan tiga kecamatan sebagai kota satelit. Kota satelit disiapkan untuk merespon kebutuhan hunian terkait adanya megaproyek yang akan dibangun di daerah ini.

    • UMKM

      Stok beras aman hingga maret 2013

      Perusahaan Umum (Perum) Bulog memastikan pasokan beras aman sampai dengan sembilan bulan kedepan (Maret 2013). Pasalnya, terhitung sampai dengan saat ini Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersedia di Bulog mencapai 468.000 ton.

    • UMKM

      Indeks kepercayaan konsumen RI kian melejit

      Tingkat kepercayaan konsumen Indonesia terus meningkat seiring dengan Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) naik sebesar 1,2 persen menjadi 92,4 dari sebelumnya 91,3.

    • UMKM

      Ramadan & Lebaran, Bulog jamin harga beras stabil

      Perusahaan Umum (Perum) Bulog memastikan harga beras pada bulan Ramadan dan Lebaran akan bergerak stabil. Pasalnya, dilihat dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersedia di Bulog adalah sebesar 468 ribu ton.

    Baca Juga

    Kecelakaan di Exit Tol Jati Warna, Satu Orang Tewas