JAKARTA- Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Adat Sinama Nenek (Amdas) Kampar, Riau, melakukaan aksi demonstrasi di depan kantor Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Mereka melakukan aksi pelemparan tanah dan pendobrakan pagar gedung BUMN.
"Kami ingin agar menteri BUMN segera menemui kami. Kalau tidak kami akan duduki kantor BUMN," ujar Habib Pulma seorang peserta aksi di depan Kantor Kementerian BUMN, Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Senin (20/2/2012).
Habib Pulma mengatakan, aksi pelemparan tanah merupakan simbol perampasan tanah oleh pemerintah," tegaasnya.
Sementara itu, aksi massa ini sempat membuat Jalan Medan Merdeka Selatan dari arah Gambir menuju Jalan MH Thamrin tersendat.
Diketahui, massa dari Riau ini mendatangi kantor BUMN untuk menuntut agar lahan seluas 2.800 hektare milik masyarakat adat Senama Nenek, Riau, yang dikuasai oleh PT. Perkebunan Nusantara V (PT.PN V) yang berada dibawah naungan BUMN, segera dikembalikan. "Kami menuntut agar hak kami segera dikembalikan. Jika tidak kami akan rebut secara paksa," tegas Habib.
(ugo)