Polisi Pastikan Bocah Pelaku Penusukan Tetap Disidangkan

Selasa, 21 Februari 2012 03:53 wib | Marieska Harya Virdhani - Okezone

DEPOK - Kapolres Depok Kombes (Pol) Mulyadi Kaharni menegaskan proses hukum terhadap AMN (13) pelaku penusukan siswa SD, tetap dilanjutkan. Namun, proses hukum ini diupayakan tidak mengganggu kondisi kejiwaan AMN.

“Tetap ke persidangan, kita bisa bicarakan, tetap harus ada persidangan, vonisnya nanti mungkin dikembalikan kepada orang tua, jangan sampai korbankan masa depan anak juga,” tegas Mulyadi kepada wartawan, Senin (20/2/2012).
 
Kapolres juga masih mengupayakan penangguhan penahanan terhadap AMN yang berstatus siswa kelas 6 SDN Cinere, Depok. Polisi saat ini tengah bernegosiasi dengan keluarga korban SM (12).

“Kami terus bernegosiasi,kKita lihat perkembangan penyidikan sekarang, bagaimana kondisi korban sendiri, jangan sampai berjalan tapi merugikan pihak – pihak lain, bisa saja di panti sosial, namun tetap dalam pengawasan polisi,” sambungnya.

Penangguhan penahanan, kata Mulyadi, diatur dalam KUHAP. AMN pun akan dikenakan pasal sesuai Undang–Undang Perlindungan Anak pasal 82 nomor 32 tahun 2002. "Ancaman hukuman 12 tahun, tetapi karena AMN belum dewasa, ancaman hukuman separuhnya,” paparnya.

Sebelumnya Komnas Perlindungan Anak meminta polisi menangguhkan penahanan AMN. Komnas juga bekerjasama dengan Kementerian Sosial untuk dapat menampung AMN di luar penjara. (fer)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »