Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hasyim Muzadi: Dukungan Kiai Jadi Pupuk bagi PPP

Bagus Santosa , Jurnalis-Rabu, 22 Februari 2012 |12:30 WIB
Hasyim Muzadi: Dukungan Kiai Jadi Pupuk bagi PPP
Hasyim Muzadi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

KEDIRI - Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam Malang dan Depok KH Hasyim Muzadi menilai Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendapat suntikan baru dengan bergabungnya sejumlah kiai kharismatik. Kehadiran para kiai akan membuat PPP semakin kuat.

"PPP semacam mendapat pupuk dengan gabungnya para kiai kharismatik," kata Hasyim saat menjadi pembicara pada halaqah Mukernas PPP di Kediri, Selasa malam (22/2/2012).

Menurutnya, dipilihnya pesantren Lirboyo sebagai tempat pembukaan Mukernas PPP adalah langkah tepat. Sebab, dengan kharisma kiai, PPP akan mendapat dukungan kalangan santri. "Apalagi penutupannya nanti di Pondok Pesantren Ploso pimpinan Kiai Zainuddin Jazuli. Saya senang mendengar kabar itu," katanya.

Namun menurut Hasyim, mengandalkan kharisma kiai saja tak cukup bagi PPP untuk mempertahankan eksistensinya. Sebab, kharisma orang terbatas oleh waktu. Karena itu, kharisma kiai perlu disertai dengan penataan sistem.

"Partai yang kuat adalah partai yang berbijak di atas sistem yang bagus, dan didukung kharisma," kata mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini.

Dia mencohkan PKB yang didukung kharisma kuat para kiai di dalamnya. Kini, PKB mengalami penurunan tajam seiring keluarnya kiai-kiai dari partai yang mengatasnaman partai warga NU tersebut. "PKB sekarang semakin kecil karena masalah yang membelit elitnya," katanya.

PKB, kata dia, berbeda dengan PKS yang punya sistem bagus, meskipun tak punya kharisma. "Jadi kalo PPP ingin besar, dua modal itu perlu dimaksimalkan. Kharisma Kiai iya, tapi sistem perlu ditata," terangnya.

Tokoh kelahiran Tuban Jatim ini menambahkan, sebenarnya ia merasa heran dengan PPP yang berlambangkan Kabah belum mendapat banyak dukungan, padahal mayoritas penduduk Indonesia memeluk agama Islam. Justru partai nasionalis yang memperoleh kepercayaan publik.

Karena itu, Hasyim menyarankan agar PPP menjaga moral politik agar mendapat simpati umat Islam. "Pengurus PPP harus bersih dari praktik-praktik kotor. Pengurus PPP yang masih-masih muda, selain harus berperilaku bersih juga mengayomi para orang tua," katanya.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement