tragedi sukhoi

Menkopolhukam Persilakan Masyarakat Demo Kenaikan BBM

Misbahol Munir - Okezone
Kamis, 23 Februari 2012 18:25 wib
Djoko Suyanto
Djoko Suyanto

JAKARTA- Akibat kebijakan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sebentar lagi digulirkan oleh pemerintah diperkirakan akan terjadi penolakan dari rakyat. Pasalnya kebijakan tersebut akan mengakibatkan kebutuhan dasar pokok akan mengalami kenaikan pula.

Mengantisipasi hal itu, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keaamanan (Menkopolhukam) Djoko Suyanto mengatakan pemerintah telah menyiapkan bantuan kompensasi agar rakyat tak merasakan dampak secara langsung dari kenaikan tersebut.

“Yang penting kan arahan presiden kemarin untuk rakyat miskin harus ada bantuan kompensasi, sehingg dampak itu tidak akan memberikan dampak yang sangat besar, tambahan sekolah, raskin, BLT, dan Bansos,” ujar Djoko kepada wartawan usai mengikuti Pengarahan SBY pada Rapat Kerja 2012 Kementerian Luar Negeri dengan Perwakilan RI di Luar Negeri di Ruang Nusantara, Kementerian Luar Negeri, Jalan Taman Pejambon, Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Menurutnya kompensasi bantuan itu agar meringankan rakyat miskin. “Dampak supaya kenaikan itu tidak menimpa rakyat miskin,” kata dia.

Dia juga mengakui bahwa dampak dari kebijakan itu akan terjadi unjuk rasa penolakan. Bagi Djoko unjuk rasa penolakan itu tidaklah masalah asalkan tidak mengganggu ketertiban umum dan menimbulkan kerusuhan.

“Unjuk rasa boleh yang penting tidak rusuh, asal proporsional, tidak merusak dan mengganggu ketertiban umum,” katanya.
(ugo)

  • coke » 0 Tanggapan
    Kenaikan BBM menunjukkan semua lini kekuasaan pemerintah dan Wakil rakyat, tidak bekerja untuk rakyat. Jangan tertipu dengan subsidi. Kenaikan BBM dampaknya sepanjang tahun, sedang subsidi paling hanya 1 tahun kemudia 2 tahun berikutnya BBM dinaikkan lagi. Beginilah negara kapitalis indonesia. Tambang yg harusnya untuk rakyat dijual, solusinya ganti sistem, tinggalkan rezim kapitalis.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • coke » 0 Tanggapan
    Kenaikan BBM menunjukkan semua lini kekuasaan pemerintah dan Wakil rakyat, tidak bekerja untuk rakyat. Jangan tertipu dengan subsidi. Kenaikan BBM dampaknya sepanjang tahun, sedang subsidi paling hanya 1 tahun kemudia 2 tahun berikutnya BBM dinaikkan lagi. Beginilah negara kapitalis indonesia. Tambang yg harusnya untuk rakyat dijual, solusinya ganti sistem, tinggalkan rezim kapitalis.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • you die » 0 Tanggapan
    Kalau uang rakyat ga di korupsi sama pemerintah, seharusnya uang segitu cukup buat subsidi BBM tanpa harus menaikan harga, pemerintah korup rakyat yang sengsara....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Efeso Gulo » 0 Tanggapan
    Dasar t***l semua. naikan BBM Demi kepatingan pribadi......!!!!! Dasar s***n
    Beri Tanggapan Laporkan
  • kyra » 0 Tanggapan
    Daripada bbm naik,apa DPR ga mikir klo uang ruang banggar,uang beli pesawat d pakai untuk subsidi bbm?apa pemerintah sebegitu tidak perdulinya pada masyarakatnya sendiri dan lbh mementingkan kenyamanan padahal skr mereka sudah nyaman?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.