JAYAPURA - Jenazah Serma Bambang anggota Intel Korem 172/Praja Wira Yakthi Jayapura, korban tewas bentrok warga di Kabupaten Wamena, Papua, tiba di Bandara Sentani Kamis (23/2/2012) siang sekira pukul 12.15 WIT. Jenazah diterbangkan dari Wamena menggunakan pesawat Trigana PK YSZ.
Setelah itu jenazah Serma Bambang langsung diberangkatkan ke rumah mertuanya di Jalan Pasar Baru, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.
Rencananya almarhum akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Waena di Kota Jayapura.
Rumah duka sudah ramai dengan keluarga dan rekan-rekan korban di Korem 172/Praja Wira Yalthi serta personel Batalion 751/BS yang akan mengikuti upacara pelepasan jenazah.
Serma Bambang meninggal akibat luka tusukan anak panah di perut. Senjata korban, pistol jenis Pindad (P)1 hingga saat ini belum ditemukan.
Danrem 172/Praja Wira Yakthi Kolonel Inf Ibnu Triwidodo mengatakan, pihaknya bersama Kepolisian akan menyelidiki kasus ini. Pasalnya selain Serma Bambang, ada dua angora Korem 172 lainnya yang menjadi korban luka.
Ibnu menegaskan, untuk saat ini pihaknya akan mencari pistol yang digunakan korban. Daerah lokasi bentrokan, kata Ibnu, termasuk rawan sehingga dikhawatirkan disalahgunakan.
Serma Bambang tewas saat mendampingi Wakil Bupati Jaya Wijaya melerai dua kelompok warga yang bentrok di Kampung Sinagma, Wamena. Selain Serma Bambang, dua anggota Intel Korem 172/Praja Wira Yakthi juga menjadi korban yakni Serda Andi dan Sertu Yoga. Keduanya tertusuk anak panah.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.