Warga Yaman Kembali Demo Tuntut Pengadilan Saleh

Foto : Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh (reuters)

Warga Yaman Kembali Demo Tuntut Pengadilan Saleh
SANAA - Puluhan ribu warga Yaman melakukan protes di Kota Sanaa, setelah Presiden Abd Rabbo Mansour Hadi resmi naik tahta. Warga masih mendesak agar mantan Presiden Ali Abdullah Saleh yang baru saja mundur agar segera di adili.

"Warga ingin mengadili pembunuh," ujar para demonstran di depan kediaman Presiden Hadi, seperti dikutip Associated Press, Senin (27/2/2012).

Pada Sabtu pekan lalu, Hadi mengucapkan sumpahnya dan dilantik sebagai Presiden Yaman. Penyerahan kekuasaan yang dilakukan oleh Saleh ke wakilnya itu merupakan salah satu kesepakatan dari perjanjian yang difasilitasi oleh Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Hadi naik sebagai kandidat tunggal Presiden Yaman dan didukung oleh mayoritas warga. Dengan naiknya Hadi ke kursi presiden, habislah masa jabatan Saleh yang sudah bertahan selama 33 tahun di Yaman.

Setelah dilantik, Hadi pun akan melanjutkan pemerintahan transisi di Yaman yang nantinya akan menggelar proses pemilihan umum. Hadi juga mewarisi tugas utama dari Saleh yang saat ini belum terselesaikan yakni, memerangi militan Al Qaeda.

"Salah satu tugas utama adalah memerangi Al Qaeda. Hal itu merupakan kewajiban nasional dan juga agama," ujar Hadi.

Pria berusia 66 tahun itu juga menjanjikan segenap reformasi untuk Yaman serta penguatan keamanan dan kerja sama intelijen dengan Amerika Serikat (AS), guna mengamankan negaranya dari militan Al Qaeda dan lainnya. (AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Nyolong Spion Mobil Mewah, Dua Pemuda Pengangguran Dibekuk