Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PT KAI Terjunkan Tim Usut KA Anjlok

Genta Wahyu , Jurnalis-Selasa, 28 Februari 2012 |06:51 WIB
PT KAI Terjunkan Tim Usut KA Anjlok
Kereta anjlok di Solo (foto:Genta Wahyu/okezone)
A
A
A

SOLO - Pasca anjloknya rangkaian gerbong Kereta Ekonomi Senja Bengawan di Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah, Senin sore, (27/2/2012), proses evakuasi kereta api terus dilakukan hingga malam.

Pantauan okezone di stasiun Solo Balapan, proses evakuasi dilakukan dengan cara manual dan tanpa menggunakan alat derek gerbong.

Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, PT KAI belum bisa memastikan penyebab utama anjloknya gerbong Kereta Senja Bengawan di Stasiun Induk Solo Balapan.

"Dari keterangan awal pihak masinis, kecepatan kereta saat memasuki Stasiun Solo Balapan sudah sesuai prosedur. Artinya, masinis sudah menjalankan KA sudah sesuai," jelas Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, kepada okezone, Senin (27/2/2012).

Menurut Eko, PT KAI telah menerjunkan tim untuk mendapatkan kepastian penyebab anjloknya kereta. Dari keterangan awal,sebenarnya kereta Senja Bengawan ini akan melintas di perlintasan lima.

Namun,100 meter memasuki stasiun Solo Balapan, jalur kereta masih berada pada perlintasan tiga dan terlambat dipindahkan.

"Kemungkinan kerusakan ada pada weselnya. Ini bisa dilihat dari posisi kereta. Yang mana lokomotif bisa masuk, hanya gerbong nomor dua yang membentur pembatas perlintasan," kata dia.

Meskipun belum menetapkan siapa yang bersalah, Eko memastikan, seluruh petugas KA di stasiun Solo Balapan dimintai keterangannya. "Sekecil apapun kejadian, tetap ada yang bertanggungjawab," pungkasnya.

(Amril Amarullah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement