YOGYAKARTA - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Yogyakarta Bambang Tedi siang tadi menemui wartawan yang menderita luka terkena lemparan batu dalam bentrok antara massa FPI dengan Front Jihad Islam (FJI) di Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta.
Bambang bersama istrinya, Sebrat Haryati, dan Komandan Laskar FPI Yogyakarta mendatangi kantor biro stasiun televisi swasta tersebut. Bambang dan rombongan diterima langsung redaktur pelaksana stasiun televisi swasta tersebut, Hendrawan serta Nur Yanto, wartawan bersangkutan.
“Saya hanya bersilaturahim saja. Saya ikut prihatin dengan kejadian yang menimpa teman wartawan. Kondisinya baik, mudah-mudah cepat sembuh,” ucap Bambang, Rabu (29/2/2012).
Saat disinggung kasus ini sudah dilaporkan ke polisi, Bambang bahkan mendukung dan berharap polisi segera mengusut tuntas kasus ini.
“Saya berharap polisi dapat menangkap pelakunya. Jika nanti yang melakukan pelemparan batu anak buah saya, silakan diproses hukum. Negara kita kan negara hukum, mari junjung tinggi hukum seadil-adilnya,” tegasnya.
Anggota FPI yang ikut mengawal persidangan, beber Bambang, sebanyak 700 orang. Sebelum berangkat mereka sudah didata dan diperingatkan untuk tidak berbuat anarkis.
“Kami datang langsung disambut dengan kericuhan. Dalam persidangan kan terbuka untuk umum, kenapa laskar yang mengikuti jalannya persidangan tidak diperkenankan masuk dalam halaman pengadilan,” sesalnya.
Bambang sempat mengungkapkan perselisihan FPI dengan FJI. “Saya tahu mereka. Pimpinan mereka itu dulu anak buah saya, tapi sudah dipecat Pak Habib Rizieq (Ketua FPI Pusat). Pemecatannya pun saya ikut menandatangi,” jelasnya.
Saat disinggung alasan pemecatan, Bambang hanya tersenyum. “Itu masalah internal FPI. Pada dasarnya FPI itu baik, ya kadang hanya oknum-oknumnya saja yang berbuat tidak baik,” katanya.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.