Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bupati Blitar Sepakat Jual Gedung DPRD

Solichan Arif , Jurnalis-Minggu, 04 Maret 2012 |23:04 WIB
Bupati Blitar Sepakat Jual Gedung DPRD
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

BLITAR - Bupati Blitar, Jawa Timur, Herry Noegroho sepakat untuk menjual tanah dan bangunan lama  DPRD setempat. Herry tidak begitu memperhatikan nilai sejarah yang ada. Menurutnya, hasil penjualan akan sangat membantu keuangan pemerintah daerah dalam menyiapkan gedung baru dan seluruh infrastrukturnya.
 
"Lagian gedung DPRD baru di Kecamatan Kanigoro  juga sudah ada,” ujarnya kepada wartawan. Tahun 2012 ini Kabupaten Blitar menargetkan melakukan pemindahan ibukota. Dari lokasi yang selama ini berada di wilayah Kota Blitar akan bergeser ke wilayah Kecamatan Kanigoro.
 
Kegiatan tersebut diawali dengan berdirinya gedung DPRD baru. Untuk itu pemkab telah mengalokasikan anggaran puluhan miliar. Selanjutnya, secara bertahap Pemkab Blitar juga memindahkan pusat pemerintahan beserta seluruh kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
 
Menurut Herry, wacana penjualan gedung dewan tersebut sebenarnya sudah berlangsung lama. Sejak Pemkot Blitar masih dipimpin Wali Kota Djarot Syaiful Hidayat, Herry mengaku sudah pernah melakukan pembicaraan empat mata. “Dan saat itu respons yang diberikan Pemnkot Blitar positif,” terangnya.
 
Seperti diketahui, gedung DPRD Kabupaten Blitar yang berada di Jalan A Yani Kota Blitar merupakan bangunan yang sarat nilai sejarah. Selain berdiri sejak jaman Orde Lama, bangunan induk dengan beberapa ruangan di sekitarnya tersebut, tempat pertama kalinya  wakil rakyat Blitar berada. Bangunan tua tersebut menjadi saksi bagaimana anggota parlemen masa demokrasi terpimpin (DPRGR) bekerja.
 
Dengan dijual, gedung-gedung tua itu akan diwacanakan menjadi area perhotelan atau pasar modern sejenis mal. Mengingat lokasi yang berada di jalan protokol, wacana tersebut tentu sangat strategis.
 
Bagi Herry, dijual secara bebas atau tukar guling, pihaknya tidak begitu mempermasalahkan. Yang terpenting dari proses tersebut Kabupaten Blitar memperoleh keuntungan untuk menyokong kebutuhan dana perpindahan ibu kota. “Sebab pemerintah pusat juga tidak memberikan bantuan untuk perpindahan ini. Hanya infrastruktur saja,” pungkasnya.
 
Sementara sebelumnya  Kabag Humas Pemkot Blitar Hadi Maskun menyatakan masih akan berkomunikasi dengan semua pihak terkait wacana penjualan gedung DPRD oleh Kabupaten Blitar. Dalam pembahasan tersebut eksekutif masih akan membicarakan dengan legislatif. “Sebab ini menyangkut kekuatan anggaran daerah,” ujarnya.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement