JAKARTA - Mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli, mendesak Busyro Muqoddas mundur dari jabatannya sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rizal menganggap Busyro menjadi sandungan KPK dalam mengusut dugaan korupsi pada pemberian dana talangan Bank Century.
"Kita melihat Busyro tidak serius memeriksa kasus Century. Kepada Busyro Muqoddas, agar segera mengundurkan diri dari KPK. Persoalan penting KPK saat ini adalah Century," kata Rizal usai membuat laporan di KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 9/3/2012.
Sebenarnya, Rizal melihat ada dua pimpinan yang terkesan menghalang-halangi penyelidikan Century. Selain Busyro, Rizal juga menganggap Bambang Widjojanto terlihat tidak serius mengungkap dalang di balik dana talangan Rp 502,07 miliar itu.
"Masalah BW, kami menyarankan agar melupakan masa lalunya sebagai pengacara LPS dan kembali menjadi orang KPK yang bersih. Justru pengalaman menjadi pengacara LPS, membuat dia menjadi punya gambaran soal kasus itu," kata Rizal.
Mantan menteri era Presiden Gus Dur itu, mendatangi gedung KPK pada pukul 13.50 WIB dengan ditemani sekitar lima orang ajudannya. Dia segera masuk ke dalam gedung KPK, setelah membeberkan maksud kedatangannya di depan sejumlah juru warta.
Rizal kemudian keluar pada pukul 16.00 WIB. Kepada juru warta, Rizal memuji kepemimpinan Abraham Samad di KPK. "Saya berharap Abraham Samad mengikuti jejak Baharuddin Lopa, berani. Saya berterimakasih dalam tiga bulan, pak Abraham sudah membuat gebrakan-gebrakan," kata Rizal.
(Amril Amarullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.