Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masalah Gedung, KSPSI Ingin Solusi Terbaik

Tri Kurniawan , Jurnalis-Minggu, 11 Maret 2012 |04:34 WIB
Masalah Gedung, KSPSI Ingin Solusi Terbaik
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Kisruh dualisme kepengurusan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) berujung pada hak atas menempati kantor sekretariat KSPSI di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea meminta kepada pemilik gedung yakni PT Jamsostek (persero) bersikap adil dan bijaksana dalam menyelesaikan masalah ini.

"Tidak perlu ada bentrokan atau perselisihan. Yang kami harapkan penyelesaian terbaik, bagaimana Jamsostek sebagai pemilik gedung memberikan solusi terbaik," kata Andi dalam rilisnya kepada okezone, Minggu (11/3/2013).

Kata dia, jika memang gedung sekretriat KSPSI harus dikosongkan sebagai jalan terbaik semua harus mentaati keputusan tersebut. "Tapi kami tidak akan pergi kalau mereka (KSPSI versi kongres di Malang) tidak pergi," paparnya.

Andi mengaku sudah tidak lagi memikirkan masalah dualisme kepengurusan termasuk gedung sekretariat. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah bekerja demi kepentingan buruh bukan bekerja hanya untuk kepentingan pribadi semata.

"Yang terpenting bagaimana memimpin dan mengadvokasi buruh sebenar-benarnya," ujarnya.

Saat diitanya, apakah mungkin dualisme kepengurusan versi kongres di Jakarta dan Malang bersatu, Andi dengan tegas menyatakan menolak. Karena dia yakin, serikat pekerja yang dipimpinnya memiliki anggota yang jelas dan didukung federasi buruh yang besar.

"Kami jelas punya anggota, real organisasi, federasi yang ikut kami adalah federasi yang sangat besar," pungkasnya. (tri)

(Insaf Albert Tarigan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement