TAKALAR - Dua bom meledak di permukiman warga di Kelurahan Bontolebang, Kecamatan Galesong Utara (Galut), Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, mengakibatkan dua warga terluka.
Kejadian yang sempat menggegerkan warga di dua kampung tersebut kini dalam penyelidikan Polres Takalar dibantu aparat Polda Sulselbar.
Warga yang terluka adalah Daeng Nurung (40) dan Ansyar (21), menderita bakar di sekujur tubuh. Korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pajonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar.
Kapolres Takalar AKBP Nasrun Fahmi mengatakan barang bukti yang ditemukan di lokasi botol minuman mineral. Dalam botol terdapat bahan peledak seperti pupuk urea, asam nitrat, serta paku. Bahan tersebut menghasilkan daya ledak rendah. “Kami masih menunggu hasil pemeriksaan di laboratorium forensik Makassar," kata Nasrun.
Informasi di lokasi menyebutkan terjadi dua kali ledakan. Ada kemungkinan ledakan berasal dari bom ikan dan rakitan.
Ledakan pertama di rumah salah seorang warga bernama Syafaruddin Daeng Gassing (50) mengakibatkan rumah nelayan itu rusak. Ledakan kedua terjadi di halaman rumah Jama Daeng Mangung, meski ledakan cukup besar namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Warga menduga ledakan sengaja dilakukan oleh orang tertentu. Beberapa warga melihat ada orang melempar dari balik semak belukar tidak jauh dari lokasi. Namun, warga tidak mengetahui pelaku pelempar bom tersebut.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.