SUMBA- Hampir empat hari, banjir rob masih menggenangi perumahan warga tiga RT (Rukun Tetangga) di kelurahan Kemala Putih, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT.
Meski tak sampai menelan korban jiwa, namun banjir ini mengganggu ketenangan dan sempat membuat panik warga
Seperti terpantau Senin (12/3/2012), puluhan rumah yang dihuni lebih ratusan jiwa itu tak hanya tergenang,tetapi juga dikotori sampah yang dibawa air laut. Banjir ini juga merusakan areal tambak garam dan tambak ikan milik warga setempat.
Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabatnya, namun sebagiannya lagi memilih untuk bertahan sambil terus berjaga, dan membersihkan rumah mereka dari genangan air dan sampah.
“ Ini sudah hari keempat, biasanya air laut naik pada jam 11 atau jam 12 siang. Waktu pertama terjadi tiga hari lalu, kami sempat kaget, jangan-jangan mau tsunami,syukur ternyata tidak. Tapi kami juga bingung dengan babi dan kambing kami, juga anak-anak kami yang juga sakit. Apalagi sekarang katanya ada KLB demam berdarah,” jelas Ina warga sekitar saat ditemui di lokasi.
Adapun sebagian besar pemukiman warga ini, sebenanrya berada di areal hijau. Warga pun telah dilarang pemerintah setempat untuk bermukim dan membangun rumah. Namun larangan itu diabaikan warga, dan pemerintahpun terkesan tidak tegas menindak atau menyediakan lahan pengganti.
Warga yang ditemui juga mengakui, hingga kini, belum ada bantuan atau peninjauan dari instansi terkait.
“Kami tahu kami buat rumah dan tinggal di areal yang dilarang. Tapi kami mau tinggal dimana lagi. Kalau sudah begini kami dihimbau untuk tidak tinggal disini. Tapi kalau jelang Pilkada atau pemilu legislatif kita di anggap warga yang perlu diperhatikan dan terus diimingi dengan janji muluk,” kata seorang bapak yang tak mau namanya disebutkan.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.