Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hujan Deras, Rumah Sakit Kebanjiran

Herman Mochtar , Jurnalis-Kamis, 15 Maret 2012 |19:09 WIB
Hujan Deras, Rumah Sakit Kebanjiran
ilustrasi (dok.okz)
A
A
A

MAMUJU- Akibat hujan deras yang nyaris tidak ada hentinya dan angin kencang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju banjir. Ironisnya, genangan itu justru terjadi di ruang Veri Important Person (VIP).

Direktur RSUD Mamuju Titin Hayati, mengaku rumah sakitnya belum memiliki Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL). Dia juga memahami keresahan pasiennya.

"Kami sudah mengusulkan pembangunan IPAL sebesar satu miliar rupiah pada APBD Mamuju anggaran 2012, namun ditolak. Saya masih berharap dianggarkan pada APBD Perubahan nanti," katanya, Kamis (15/3/2012).

Mestinya, kata Titin, IPAL ini menjadi prioritas saat RSUD dibangun. Sebab pengaruhnya besar pada kesehatan dan kenyamanan. Pada perkembangannya, fasilitas kebersihan yang diakomodir hanya isolator atau alat untuk mengolah limbah kering dengan anggaran sebesar Rp450 juta.

Kekurangan ini sudah tentu melahirkan banyak keluhan. Diakui, cukup banyak pasien yang meminta rawat jalan atau dirujuk ke rumah sakit daerah lain.

"Ya, itu yang terjadi. Kami hanya bisa membuat saluran darurat yang hasilnya ternyata belum maksimal," kuncinya.

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement