Pasukan AS Pembantai Warga Afghanistan Dipindahkan

|

Foto : Helikopter AS (AP)

Pasukan AS Pembantai Warga Afghanistan Dipindahkan
KABUL - Pasukan Amerika Serikat (AS) yang dituding membantai 16 warga sipil Afghanistan diketahui diterbangkan keluar dari Afghanistan menuju Kuwait.

"Pelaku berada di bawah pengawasan militer AS di Kandahar, Afghanistan sampai Rabu 14 Maret kemarin. Kemudian pada malam harinya dia diterbangkan keluar dari Afghanistan menuju Kuwait," ujar salah seorang pejabat AS yang enggan menyebutkan namanya seperti dikutip Associated Press, Kamis, (15/3/2012).

Pejabat Afghanistan yang sebelumnya diketahui bersikeras memaksa agar proses hukum terhadap pelaku penembakan 16 warga sipil ini dilakukan di Afghanistan menolak berkomentar terkait pengumuman ini.

"Kami tidak memiliki fasilitas penahanan yang layak di Afghanistan," ujar juru bicara Pentangon Kapten Angkatan Laut John Kirby.

Kirby lebih lanjut menegaskan, transfer tahanan tidak selalu menandakan bahwa proses peradilan akan berlangsung di luar Afghanistan.

Militer AS sendiri diketahui memiliki fasilitas penahanan di Kuwait yang selama ini kerap digunakan untuk menahan pasukan lainnya yang melakukan berbagai pelanggaran.

AS dikabarkan telah sangat berhati-hati dalam menangani kasus penembakan yang melibatkan salah satu pasukannya itu mengingat sentimen anti-AS terancam dapat menghancurkan hubungan AS-Afghanistan.

Sebelum insiden penembakan brutal terhadap 16 warga sipil Afghanistan ini terjadi, hubungan kedua negara telah lebih dulu mengalami ketegangan menyusul aksi pembuangan serta pembakaran kitab suci Alquran oleh pasukan AS di Penjara Bagram Afghanistan.

Sementara itu Menteri Pertahanan AS Leon Panetta yang tengah melakukan kunjungan ke Afghanistan mengatakan, jika terbukti bersalah maka pasukan AS yang melakukan penembakan itu dapat dihukum mati. (rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Danjen Harus Bikin Kopassus Lebih Humanis