Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pertemuan Damai, Pemkot Pontianak Liburkan Sekolah

Dina Prihatini , Jurnalis-Jum'at, 16 Maret 2012 |08:50 WIB
Pertemuan Damai, Pemkot Pontianak Liburkan Sekolah
ilustrasi, massa FPI saat menghadiri sidang di PN Yogyakarta (Foto: Prabowo/okezone)
A
A
A

PONTIANAK- Pertemuan damai yang antara masyarakat Dayak dengan massa Front Pembela Islam (FPI) yang digelar pagi ini, direspons positif oleh Pemeritah Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Wali Kota Pontianak Sutarmidji hari ini meliburkan seluruh sekolah dan aktivitas belajar mengajar di Pontianak untuk menyukseskan pertemuan damai yang digelar Polda Kalimantan Barat.

“Libur ini diberlakukan mulai tingkat TK sampai SMA,” tulis Sutarmidji dalam pesan singkatnya kepada okezone, Jumat (16/3/2012).

Sementara itu, pantauan okezone di Jalan Ahmad Yani, aktivitas terlihat sepi. Jika biasanya di jalan tersebut ramai, hari ini jalan hanya dilalui sejumlah kendaraan.

Hal serupa terlihat di Jalan Tanjungpura dan Jalan Gajah Mada. Sejumlah sekolah terlihat tertutup dan sepi dari aktivitas belajar mengajar.

Seperti diketahui, Polda Kalbar menggelar pertemuan antara dua kelompok massa di Mapolda Kalimantan Barat. Pdigelar bertujuan mencapai upaya damai di antara kedua kubu tersebut.

Informasi yang diterima okezone, pertemuan ini merupakan lanjutan dari upaya damai yang dilakukan pada Kamis 15 Maret kemarin. Namun maraknya pesan singkat beredar di masyarakat justru memperkeruh kondisi.

Sejumlah warga yang terprovokasi atas pesan singkat tersebut kembali melakukan protes pada Kamis malam. Tetapi upaya tersebut berhasil dihalau aparat Kepolisian sehingga tidak terjadi aksi yang anarkis.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement