BANDARLAMPUNG - Jajaran Kepolisian Sektor Pelabuhan (KSKP) Bakauheni berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 1,8 ton ganja yang diangkut Colt diesel dini hari tadi.
Ganja tersebut dikemas dalam 43 Karung dan 1.936 paket yang berasal dari Aceh menggunakan truk bernomor polisi F 8512 AJ. Barang haram itu dihentikan saat melewati pintu masuk pelabuhan pukul 03.00 WIB.
Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengatakan polisi saat itu melakukan razia dan anjing pelacak mencium sesuatu yang mencurigakan dalam truk yang mengangkut sabut kelapa dari Pekanbaru, Riau, tersebut.
Kecurigaan polisi bertambah saat memeriksa SIM yang dikeluarkan pengemudi truk, sama sekali bukan warga Pekanbaru namun Aceh. Menindaklanjuti kecurigaan itu, polisi melakukan pemeriksaan.
"Saat dilakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan ampas kelapa, ditemukan paket ganja di bawahnya," kata dia, Selasa (20/3/2012).
Setelah dilakukan pembongkaran ditemukan sebanyak 43 karung berisi ribuan paket ganja kering yang akan dikirim ke Bogor.
Polisi menangkap supir truk, Musliyadi Bin Musa (46), warga Desa Maune Sarelut, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Biren, Aceh, dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan untuk mengungkap garis peredaran barang haram tersebut.
Keberhasilan ini merupakan keberhasilan tangkapan ganja ketiga terbesar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, selama dua bulan terakhir. Total ganja yang gagal diselundupkan selama periode tersebut mencapai sedikitnya 6 ton.
(Kemas Irawan Nurrachman)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.