SINJAI - Panitia bagian diaston offiser (pendamping kafilah) Andi Alamsyah yang merupakan PNS di Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja di Sinjai, Sulawesi Selatan tewas seketika, akibat digilas mobil bus sekolah milik dinas perhubungan. Korban digilas dibagian kepala, sementara istrinya Andi Bunga mengalami luka dibagian kepala dan sementara mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai.
Infromasi yang dihimpun dari Bagian Humas Sinjai, Ika, menyatakan peristiwa stragis ini terjadi Selasa (27/3/2012) malam sekitar pukul 19.30 WITA. Saat itu mobil yang mengangkut ibu-ibu PKK berangkat dari rumah Bupati Sinjai hendak menuju lokasi MTQ di Islamic Center. Korban bersama istrinya berboncengan sepeda motor, beriringan dengan bus yang ditumpangi ibu-ibu PKK termasuk Kepala Pemberdayaan Perempuan dan KB Mas Ati.
Tiba di Lingkungan Talassang, Kecamatan Sinjai Utara, sopir bus, Jusman, tidak mampu mengendalikan mobilnya sehingga mundur dan menggilas korban. Pada saat yang bersamaan bus juga terbalik sehingga penumpang yang di atasnya sebagian mengalami luka-luka. Lokasi tersebut merupakan tanjakan yang sangat berbahaya. Pada saat bus mundur ke belakang, korban yang berboncengan dengan istrinya tidak sempat menghindar sehingga langsung ditabrak. Semua penumpang yang ada di atas bus mengalami luka-luka termasuk Jusman.
Jalur yang dilalui bus dan korban sebetulnya jalur larangan selama pelaksanaan MTQ dan dijaga petugas dari Dinas Perhubungan, namun dibiarkan saja.
Hingga berita ini diturunkan Kasat Lantas Polres Sinjai, AKP Syukron sulit dihubungi. Namun salah seorang warga masyarakat Sinjai Sainal Abidin membenarkan kejadian ini.
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.