Iran: Tak Ada Batasan Hubungan Bilateral Iran-Suriah

|

Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad (Foto: SANA)

Iran: Tak Ada Batasan Hubungan Bilateral Iran-Suriah

TEHERAN - Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad mengatakan, perkembangan hubungan bilateral Iran dengan Suriah tidak memiliki batas. Ahmadinejad pun menegaskan, Iran akan terus melakukan berbagai upaya untuk semakin meningkatkan hubungan kedua negara.

"Pemerintah Suriah telah melakukan reformasi melalui cara yang benar, tergantung pada sikap rakyat Suriah yang ingin menggagalkan musuh dalam sebuah konspirasi yang tidak akan menghasilkan apa-apa," ujar Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad ketika menerima kunjungan dari Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Fayssal Mikdad seperti dikutip SANA Rabu, (28/2/2012).

Ahmadinejad juga menambahkan Pemerintah Suriah tidak hanya melawan kelompok teroris bersenjata di negaranya. Namun juga melawan sebuah proyek global yang dirancang untuk melawan negara itu.

"Pemerintah Suriah tidak hanya melawan kelompok teroris, namun juga sebuah proyek global melawan negara, melawan musuh-musuh yang sama yang ingin menyerang Iran," ujarnya.

Presiden Ahmadinejad juga mengkritik sikap Liga Arab yang mendesak Suriah untuk menjadi sebuah negara demokrasi sementara sejumlah negara Arab itu disebutnya tidak pernah mengadakan pemilu.

Dalam pertemuan yang terjadi di Teheran itu kedua belah pihak dikabarkan membahas sejumlah isu termasuk di antaranya terkait dengan perkembangan situasi terakhir yang terjadi di Suriah. Wamenlu Suriah Fayssal Mikdad juga berkonsultasi dengan Presiden Ahmadinejad untuk mencari solusi guna melindungi integritas wilayah Suriah dan mengakhiri pemberontakan bersenjata di negara itu.

Selain bertemu dengan Presiden Iran, Wamenlu Fayssal Mikdad dikabarkan juga mengadakan pertemuan dengan Penasihat Keamanan Iran Saeed Jalili dan Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salihi untuk membahas perkembangan situasi kawasan khususnya di Suriah.

Dalam kesempatan itu Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salihi memuji perlawanan serta ketahanan yang ditunjukkan oleh Pemerintah Suriah dalam melawan apa yang disebutnya sebagai sebuah konspirasi.

"Penting bagi kedua negara untuk membangun kerjasama dalam setiap bidang," ujar Salihi.

(rhs)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Teknik Informatika Binus Raih Prodi Unggulan 2014