Italia Sita Aset Rp13,4 T Milik Khadafi

|

Khadafi yang dikenal glamor kerap dikelilingi perempuan (Foto: AFP)

Italia Sita Aset Rp13,4 T Milik Khadafi

ROMA - Pemerintah Italia meniya aset milik mantan pemimpin Libya Moammar Khadafi sebesar 1,1 miliar Euro atau sekira Rp13,4 triliun (Rp12.237 per euro). Aset-aset terdiri dari berbagai macam benda berharga milik keluarga Khadafi.

Beberapa aset yang disita tersebut terdiri dari saham yang tersebar di beberapa perusahaan besar, juga berupa kepemilikan dan sebuah motor Harley Davidson.

Penyitaan aset ini dilakukan oleh petugas kepolisian pajak Italia atas permintaan dari Pengadilan Internasional Den Haag (ICC). Pengadilan kriminal internasional itu juga tengah mencari celah ekstradisi terhadap putra Khadafi, Saif al-Islam atas tuduhan kejahatan atas kemanusiaan.

"Polisi pajak telah menyita aset tetap dan harta bergerak milik keluarga mantan pemimpin Libya Moammar Khadafi dan kroninya. Aset tersebut terdiri dari saham dan simpanan yang dimiliki di bank," jelas pihak Kepolisian Italia seperti dikutip AFP, Kamis (29/3/2012).

Diantara aset yang disita itu antara lain 1,256 persen saham dari bank terbesar Italia UniCredit yang nilainya bisa mencapai 611 juta euro atau sekira Rp7,4 T. Termasuk juga 0,58 persen saham di perusahaan minyak ENI. Dibawah Khadafi, Libya sempat memegang kepemilikan saham pribadi terbesar di UniCredit.

Ada pula kepemilikan saham sebesar 2,0 persen di perusahaan pertahanan dan penerbangan Finmeccanica yang dihargai 40 juta Euro dan 0,33 persen di perusahaan Fiat yag bernilai 53 juta Euro atau sekira Rp649 miliar.

Selain itu, polisi menyita saham milik putra Kadhafi lainnya, Saadi, yang mempunyai saham di klub sepakbola Serie A, Juventus. Saadi sendiri saat ini diketahui tengah bersembunyi di Niger, usai kejatuhan Ayahnya. Dia juga memiliki sebuah apartemen di wilayah mewah Kota Roma.

Penyitaan juga dilakukan termasuk atas 150 hektar lahan di hutan Pantelleria. Khadafi dikabarkan sempat berencana membuat rumah peristirahatan di wilayah yang memiliki pemandangan indah tersebut.

Berdasarkan permintaan ICC, penyitaan itu dilakukan sejalan penyelidikan atas putra Khadafi dan mantan kepala intelijen Abdullah Sanussi.

Aset-aset milik Khadafi sebelumnya sudah dibekukan sejak dimulainya pemberontakan pihak oposisi tahun lalu. Polisi mengaku membutuhkan waktu untuk menentukan pemilik sebenarnya dari aset-aset ini.

(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Polisi Tangkap Pembacok Prajurit TNI