TANGERANG - Endar Saputra, warga Jalan Al Ikhlas, Kampung Lio, Nomor 12, RT 06/01, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, terduga teroris yang rumahnya digerebek dini hari tadi adalah penjual jus di sekolah.
"Dia setiap hari berjualan jus ke sekolah yang tak jauh dari sini. Orangnya biasa saja seperti masyarakat lainnya, kerap tegur sapa dengan warga sekitar. Dia memang baru tinggal di sini mengontrak," kata Karmawan, tetangga yang tinggal di sebelah kontrakan Endar.
Diakui Kamawan, Endar kerap dikunjungi teman-temannya dan intensitas kunjungan itu sangat sering, bahkan sampai menginap.
Menurut Karmawan, sebenarnya keseharian Endar tidak terlalu menonjol dibanding istrinya, Endah Rahayu.
Perempuan kelahiran 1991 itu kerap menutup diri. Penampilannya pun bertolak belakang dengan Endar. Endah selalu terlihat menutup diri dengan cadar yang menggunakan pakaian serba hitam dan tertutup.
"Memang warga sudah khawatir, takutnya teroris apalagi melihat pakaian istri tersangka, tapi kan kita tidak bisa membuktikan, ternyata kejadian juga," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kontrakan Endar digerebek Densus 88 Antiteror dini hari tadi. Diduga dalam rumah kontrakan ini ada tiga laki-laki. Hingga saat ini petugas Densus 88 masih hilir mudik di lokasi padat penduduk ini.
(Amril Amarullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.