Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tahun Ini Pangamanan Perbatasan Tambah 1 Batalion

Amir Sarifudin (Okezone) , Jurnalis-Senin, 02 April 2012 |01:19 WIB
Tahun Ini Pangamanan Perbatasan Tambah 1 Batalion
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

BALIKPAPAN - Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat tahun 2012 ini akan menambah satu Batalyon guna pengamanan perbatasan di Kalimantan Timur-Malaysia. Batalyon ini akan memperkuat wilayah bagian Barat, yang selama ini hanya ada tiga pos pengamanan saja, sedangkan bagian Timur (Nunukan-Malinau) sudah terdapat 26 pos penjagaan perbatasan.
 
“Dalam waktu dekat ini akan ditambah 1 Batalyon lagi dan membangun 15 pos baru. Hal Ini sudah disepakati oleh Panglima TNI. Ini upaya kita untuk mengamankan kawasan perbatasan yang panjangnya 1038 KM khusus Kalimantan Timur, sedangkan keseluruhan itu panjang 2004 KM,” kata Pangdam VI Mulawarman Majen TNI Subekti, saat melepas 650 personel TNI Kostrad untuk pengamanan perbatasan di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Minggu (1/4/2012).
 
Menurut Pangdam, Batalion yang baru dibentuk ini nantinya akan menempati 15 pos perbatasan di bagian Barat atau Kutai Barat. Pembentukan pamtas sebagai upaya dalam memperketat wilayah perbatasan antara Indonesia-Malaysia. Penambahan ini melengkapi 1 batalyon yang telah menempati 29 pos penjagaan yang ada saat ini.
 
Pangdam Mayjen Subekti mengatakan, dengan adanya penambahan pos dan 1 batalyon tesebut, maka jumlah pos perbatasan akan mencapai 44 pos dengan jumlah personel sebanyak 1300 personel. Dua pos diantaranya telah terkoordinasi dengan tentara Diraja Malaysia, yakni di Simenggaris (Bulungan), dan Seliku (Malaysia) yang dijaga sebanyak 48 personel, katanya kepada pers didampingi Kasdam Brigjen TNI Sudjatmiko.
 
“Dari pos perbatasan ini ungkap Pangdam hanya pos perbatasan di Krayan (Nunukan) yang sudah memiliki akses jalan kedua negara. Krayan selatan ini menjadi penting karena ada jalan yang menghubungkan langsung ke Malaysia. Kita siapkan juga 48 personil. Kita berbesar hati karena disana antara warga Krayan-malaysia ternyata mereka bersaudara satu rumpun,” terangnya.
 
Kondisi perbatasan saat ini terus kondusif bahkan belum ada temuan soal pergeseran patok batas di wilayah perbatasan ataupun bentuk ketegangan lainya. “Hubungan yang sangat baik bahkan jauh kondisi makin kondusif,” tutupnya.

(K. Yudha Wirakusuma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement