Teliti Udang, Naim Raih Doktor di Arizona

|

Sidratun Naim (tengah) meraih gelar doktor di Arizona berkat penelitiannya tentang penyakit pada udang. (Foto: Margaret P/okezone)

Teliti Udang, Naim Raih Doktor di Arizona

JAKARTA - Siapa sangka penelitiannya terhadap udang dan penyakit yang kerap menyerang mahluk laut mengantarkan Sidratun Naim menyelesaikan studi S-3 di Universitas Arizona.

Naim, begitu dia biasa disapa menuturkan, dia memulai penelitian tentang penyakit udang yang dikenal dengan Infectious Myonecrosis Virus (IMNV) karena menyadari rendahnya pengetahuan masyarakat, terutama petambak udang terhadap penyakit tersebut

"Pada 2006-2010 jumlah kerugian akibat serangan virus IMNV ini mencapai USD500 juta. Namun, ketika saya bekerja untuk rekonstruksi Aceh pascatsunami, saya lihat belum ada satu pun orang Indonesia yang memiliki pengetahuan khusus untuk mengatasi permasalahan ini," kata Naim di hadapan awak media di Restoran Bunga Rampai, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2012).

Menyadari udang adalah salah satu sumber penghasilan banyak masyarakat Indonesia, Naim pun mendalami cara mengatasi penyakit tersebut. Beruntung, penelitian ini mampu menarik perhatian para juri L'Oreal-UNESCO For Women In Science Internasional.

"Karena L'Oreal, penelitian saya bisa berlanjut menjadi penelitian yang lebih mendalam hingga akhirnya mampu menemukan solusi," ujarnya menjelaskan.

Setelah melakukan selama tiga tahun dan menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Universitas Arizona, Naim akan melanjutkan penelitian tersebut di Harvard Medical School, Boston, AS. "Tadinya saya memilih dua tempat untuk memperdalam penelitian udang ini, yaitu di MIT dan Harvard. Tapi ketidakfokusan ini membuat saya tidak terpilih menjadi salah satu perwakilan Indonesia di L'Oreal-UNESCO For Women In Science Internasional pada 2011. Begitu mengganti fokus penelitian di satu tempat saja, saya justru terpilih," tuturnya ramah.

Sementara itu, Head of Communication PT L'Oreal Indonesia Melanie Kridaman berharap, kisah Naim menjadi inspirasi bagi peneliti muda wanita Indonesia lainnya untuk terus berkarya. "Kami berharap akan tumbuh Naim-Naim lain untuk berprestasi di tingkat internasional," kata Melanie.

Dia menambahkan, L'Oreal berkomitmen untuk membangun jiwa peneliti dalam diri perempuan Indonesia sejak dini. Salah satunya L'Oreal Girls Science Camp bagi siswi SMA di berbagai wilayah di Indonesia. "Tidak hanya itu, kami menyadari pentingnya peranan fasilitas dalam sebuah penelitian. Misalnya, laboraturium. Maka. Kami pun mengadakan program renovasi terhadap laboratotium di sejumlah sekolah," ujarnya.

(rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pemprov DKI Yakin 2016 Jakarta Bebas Banjir