Persoalan internal jadi hambatan KPU baru

|

Ilustrasi.

Persoalan internal jadi hambatan KPU baru

Sindonews.com - Selain menghadapi tantangan dari faktor eksternal seperti "warisan" persoalan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya, KPU baru juga akan menghadapi persoalan internalnya.

 

Persoalan internal tersebut adalah pemilihan ketua KPU bersamaan dengan berbagai warisan persoalan KPU sebelumnya. Sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi Ketua KPU baru untuk bisa menjaga kekompakan di internalnya.

"Kedua, memilih calon anggota KPU daerah yang kredibel, mandiri dan cakap," ujar pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti dalam diskusi dengan tajuk "KPU 2012: Akankah Kredibel dan Mandiri?" Di Kedai Kopi Bhinneka, jalan Cikini I No.3B Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2012).

Persoalan berikutnya bakal dihadapi KPU baru adalah memperbaiki hubungan KPU dengan sekretariat KPU. Lebih lanjut dia menuturkan, persoalan dalam membuat regulasi internal yang menjadikan KPU lebih transparan dan ramah pada pelayanan publik.

Ditambahkannya, persoalan internal lainnya adalah, penggunaan anggaran negara yang hemat, transparan dan bertanggung jawab. "Makanya, KPU diharapkan tak banyak melakukan studi-studi banding keluar kota atau luar negeri," pungkasnya.

(kis)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    • Politik

      SBY & Anas perlu sering tampil bersama

      Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang selama ini diisukan berkonflik perlu lebih sering muncul bersama di hadapan para kader.

    • Politik

      ICW desak Panwaslu selidiki dana kampanye cagub

      Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) DKI Jakarta segera menindaklanjuti laporan indikasi pelanggaran dana kampanye oleh pasangan calon gubernur (cagub).

    • Politik

      Anggito janji perbaiki keuangan haji

      Anggito Abimanyu berjanji akan memperbaiki pengelolaan keuangan haji dengan memastikan jemaah mendapatkan manfaat langsung dari setiap dana yang dibayarkannya.

    • Politik

      Daftar haji online hapus sistem pesan kursi

      Direktorat Jenderal Haji dan Umroh Kementerian Agama terus memperbaiki sistem pengelolaan keuangan pendaftaran jemaah haji. Sistem keuangan jamaah haji di Kemenag saat ini dikenal korup, karena rawan jual beli bangku.

    • Politik

      DPR mulai bagikan Alquran

      Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sudah bisa mendistribusikan Alquran yang diberikan Kementerian Agama (Kemenag) ke dapilnya masing-masing. Seluruh biaya pendistribusian, ditanggung anggota masing-masing.

    • Politik

      Demokrat belum temukan pengganti SBY

      Partai Demokrat sengaja tidak ingin berbicara jauh-jauh hari soal siapa calon presiden (capres) yang akan diusung pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

    • Politik

      Marzuki minta KPK bersihkan DPR

      "Saya dorong KPK untuk buka semua kasus korupsi di DPR, yang bersalah biar ditangkap. Kita dukung supaya yang maling duit negara segera diproses, dituntut, dimasukkan penjara," kata Marzuki Alie.

    • Politik

      KPK jangan ributkan gedung baru lagi

      "Nanti kan pembahasan APBN 2013 pasti KPK akan membahas gedung baru lagi. Jadi, sebaiknya KPK tidak pusing lagi memikirkan bintang di alokasi anggaran itu," kata Ketua Komisi III Gede Pasek Suardika.

    • Politik

      Bank Mutiara belum laksanakan putusan MA

      Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan gugatan nasabah Bank Century dan mewajibkan PT Bank Mutiara Tbk dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
      membayarkan dana untuk 27 nasabah dengan nilai sebesar Rp35,437 miliar.

    • Politik

      Ruhut harus taati aturan partai

      Ruhut Sitompul diminta untuk menaati aturan yang ada dalam konstitusi Partai Demokrat, dan tidak mengeluarkan pernyataan yang mengarah pada sikap partai.

    Baca Juga

    Titin Tetap Mengingat Anaknya meski Hatinya Terluka