"NATO Tak Boleh Masuki Kota Kelahiran Lenin"

Foto : Pimpinan Partai Komunis Rusia Gennady Zyuganov (reuters)

MOSKOW - Partai Komunis Rusia (KPRF) merencanakan aksi protes besar untuk menentang masuknya North Atlantic Treaty Organization (NATO) ke wilayah Rusia. Protes itu akan digelar di salah satu kota di Rusia, yang menjadi tempat jalur distribusi logistik pasukan NATO ke Afghanistan.

Sebanyak 2 juta simpatisan KPRF siap menggelar aksi protes pada 7 April mendatang di Kota Ulyanovsk. Di kota itulah terdapat Sungai Volga yang cukup terkenal di Rusia.

"Kami takkan biarkan NATO masuk ke wilayah itu," ujar Ketua KPRF Gennady Zyuganov, seperti dikutip Russia Today, Rabu (4/4/2012).

Zyuganov juga menuding Perdana Menteri Vladimir Putin yang mendapatkan suara terbanyak dalam pilpres Rusia, membiarkan NATO mendirikan basis di Ulyanovsk. Kota ini dikenal sebagai kota kelahiran mantan pemimpin Uni Soviet, Vladimir Lenin.

Fraksi komunis yakin, kehadiran basis militer asing di wilayah Rusia akan menimbulkan ancaman baru terhadap keamanan nasional. KPRF juga khawatir, jalur distribusi logistik NATO ke Afghanistan akan disalahgunakan menjadi jalur pemasok obat-obatan terlarang dari Afghanistan ke Rusia.

Kesepakatan antara Moskow dan NATO untuk mendirikan pangkalan udara di Ulyanovsk hampir tercapai. Pangkalan itu akan digunakan untuk kepentingan pengiman logistik non-militer ke Afghanistan.

Rusia dan NATO juga memastikan, bila basis tersebut tidak digunakan untuk mengirimkan persenjataan atau perlengkapan militer lainnya. Pada dasarnya, Negeri Beruang Merah juga tidak mau tanahnya digunakan sebagai basis militer asing. (AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Demokrat Sindir Slogan "Kerja..Kerja..Kerja" Jokowi