Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tiga Jarum di Betis Yusril, Ini Penjelasan Dokter

Dearwiaty , Jurnalis-Sabtu, 07 April 2012 |23:08 WIB
Tiga Jarum di Betis Yusril, Ini Penjelasan Dokter
Tiga jarum yang dikeluarkan dari betis Yusril (Dok: Sindo TV/Abdillah MS)
A
A
A

PAREPARE - Muhammad Yusril, bocah berusia 12 tahun yang di betis kirinya ditemukan tiga jarum sepanjang empat sentimeter, sudah diperbolehkan pulang oleh pihak RSUD Andi Makkasau, Parepare, Sulawesi Selatan, sore tadi.

Saat ditemui di rumahnya di Menrolange, Jalan Swaka Alam Lestari, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki, ibunda Yusril, Hasbiati, mengatakan meski masih harus digendong ke kamar mandi, namun putra bungsunya itu sudah membaik.

Hasbiati mengatakan, untuk tahap pemulihan Yusril masih harus berobat jalan hingga bekas operasi pada betis kirinya betul-betul kering.

Sementara itu, ditemui terpisah, dokter bedah RSUD Andi Makkasau, Kamaruddin Said, mengatakan tim dokter masih terus melakukan kontrol ketat terhadap Yusril. Tiga batang jarum yang sempat bersarang di daging betis Yusril muncul setelah pada rontgen kedua.

“Kami mengkhawatirkan kasusnya menyerupai Safira yang sempat kami tangani tahun lalu. Sebelumnya kami yakin seluruh paku sudah terangkat dari tubuh bocah tersebut, tapi dari rontgen muncul paku lain di bagian belakang tubuhnya. Makanya kontrol tetap kami lakukan. Rencananya pekan ini,” jelas Kamaruddin, Sabtu (7/4/2012).

Dia tetap berkeyakinan jarum-jarum tersebut sengaja ditanam di betis Yusril. Kendati demikian pihaknya belum menelusuri bagaimana jarum tersebut bisa betis Yusril.

“Kami mencurigai ini semacam sindikat. Karena kasus medis seperti ini ada beberapa kali kami temukan. Yang terbesar kasus Safira dan Yusril ini,” ungkapnya.

Ditanya soal dugaan malapraktik yang dialami Yusril, Kamaruddin mengatakan kemungkinan tersebut sangat tipis.

Bocah kelas 6 SD itu pada Desember 2011 lalu sempat menjalani operasi pemotongan tulang di sekitar mata kakinya. Operasi tersebut dilakukan di rumah sakit yang sama.

Menurut Kamaruddin, bagian yang dioperasi pada Desember lalu dengan tempat ditemukannya jarum, tidak sama.

“Kendati bukan kami yang mengambil tindakan operasi waktu itu (pemotongan tulang) tapi saya yakin jarum-jarum yang tertanam di betis Yusril bukan karena itu. Apalagi setelah operasi pertama, hasil rontgen negatif, ketiga jarum itu belum muncul,” katanya.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement