"Saya yang Menyelamatkan Aung San Suu Kyi"

Foto : Mantan PM Myanmar Khin Nyunt (AFP)

NAYPYIDAW - Mantan Perdana Menteri Myanmar Khin Nyunt mengklaim dirinya merupakan seorang yang menyelamatkan tokoh demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi, sembilan tahun lalu.

Nyunt baru saja dibebaskan dari tahanan rumah oleh Pemerintah Myanmar pada Januari lalu. Pria yang sempat menjadi kepala intelijen Myanmar ini mengklaim, dirinya melakukan intervensi guna menyelamatkan Suu Kyi yang ditangkap oleh junta militer Myanmar di Depayin pada 30 Mei 2003.

"Saya mengirimkan pasukan untuk menyelamatkan Suu Kyi dari para loyalis junta militer. Mereka membawa Suu Kyi ke rumah sakit militer," ujar Nyunt, seperti dikutip Bangkok Post, Minggu (8/4/2012).

Saat Suu Kyi ditangkap, pembantaian juga muncul di Depayin. Hingga saat ini, jumlah korban yang tewas dalam insiden pembantaian itu belum diketahui. Namun oposisi Myanmar memastikan lebih dari 50 orang tewas akibat pembantaian tersebut.

Mantan Perdana Menteri Myanmar itu menjelaskan,  dirinya sudah menganggap Suu Kyi seperti adiknya sendiri. Nyunt juga merupakan sosok yang mengagumi keteguhan hati Suu Kyi.  

Ketika menjabat sebagai Perdana Menteri Myanmar, pria keturunan China ini mengumumkan tujuh poin langkah menuju demokrasi. Usulan Nyunth mendapat kritik keras dari pihak oposisi Myanmar dan juga negara-negara lain, terutama Barat. Nyunt juga tidak memberikan batas waktu kapan langkah itu akan dicapaiu.

Meski demikian, Nyunt adalah seorang militer yang dianggap moderat oleh beberapa pihak. Nyunt bahkan sempat mengadakan dialog dengan pihak oposisi, berbeda dengan Jendral Than Shwe dan Jendral Maung Aye yang sering disebut sebagai militer garis keras. (AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kampus dengan Biaya Hidup Termurah di UK (1)