Palestina: Sulit Lakukan Transfer Teknologi dengan Negara Maju

Foto : Dubes Palestina untuk RI Fariz Mehdawi (Foto: Fajar Nugraha/Okezone)

Palestina: Sulit Lakukan Transfer Teknologi dengan Negara Maju
JAKARTA - Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz N. Mehdawi menjelaskan segenap keuntungan dari adanya Indonesia's South-South And Triangular Cooperation Program yang ditujukan untuk membangun kapasitas negara-negara berkembang. Mehdawi menyinggung adanya kesulitan kerja sama dengan negara maju.

"Pembangunan kapasitas negara-negara berkembang tidak hanya dilakukan dalam sisi bisnis, melainkan juga teknis. Nilai dari kerja sama ini tidak akan bisa didapat lewat kemitraan dengan negara berkembang," ujar Mehdawi di Kementerian Luar Negeri RI, Senin (9/4/2012).

"Kami sulit mengadakan kerja sama dengan negara berkembang, transfer teknologi yang mereka lakukan juga tidak selalu berhasil. Kita harus melakukan hal ini tanpa mereka, lewat kerja sama antar negara berkembang. setiap negara berkembang memiliki kesamaan yang cukup identik," lanjutnya.

Menurut Mehdawi, harus ada keterbukaan dalam kerja sama pembangunan kapasitas ini. Misalnya, Indonesia harus mengumumkan akan kapasitas yang dimiliki untuk dapat membantu negara lain.

Hal itu disebabkan karena Palestina tidak tahu apa kapabilitas dari Indonesia. Para diplomat juga tidak tahu banyak tentang Indonesia. Selama ini, informasi-informasi tentang suatu negara hanya didapat dari media.

Dubes Palestina juga mengutarakan keinginannya untuk membangun negaranya sendiri serta menyinggung kemajuan-kemajuan ekonomi di negara-negara Asia seperti India, Korea Selatan, dan juga Indonesia. Keberhasilan kerja sama pembangunan kapasitas ini juga akan memicu kemajuan negara-negara berkembang lainnya. Setiap negara akan merasa bahwa dirinya sanggup untuk maju dan berkembang.

"Ini tidak sebatas perkataan Barack Obama yang mengatakan 'kita bisa,' bila Indonesia mengatakan 'kami bisa,' Palestina juga percaya diri untuk menjadi lebih baik," imbuhnya. (AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pasca-Lengser, SBY Akan Sungkem ke Orangtua