Tiga Cara Tangkal 'Senioritis'

|

Image: collegelifestyles

Tiga Cara Tangkal 'Senioritis'
SEJAK di bangku sekolah, kita mungkin merasakan kejenuhan dalam belajar. Rasa jenuh yang menumpuk pun biasanya akan berakibat pada prestasi akademik yang cenderung menurun. Padahal, ujian dan kelulusan di depan mata.

Istilah yang tepat untuk menggambarkan situasi tersebut adalah 'senioritis'. Ia didefinisikan sebagai penurunan motivasi dalam belajar dan bersekolah karena mendekatnya waktu kelulusan. Gejala yang biasa timbul adalah kemalasan, kurang tenaga, sering tidur, dan kebiasaan menunda yang makin parah.

Jika kamu merasakannya, tidak usah gusar. College Lifestyles, Rabu (11/4/2012), membuat daftar kegiatan yang bisa kamu terapkan untuk memerangi senioritis.

Tidur cukup


Rasanya memang sulit untuk mematikan televisi dan komputer atau sekadar chatting dengan teman melalui telepon seluler (ponsel). Tetapi, penelitian telah membuktikan, televisi dapat merangsang kerja otakmu. Jadi, ketika kamu merasa rileks dengan cahayanya, mungkin saja yang terjadi justru sebaliknya. Selain itu, cahaya televisi menghancurkan melatonin, yaitu senyawa yang diproduksi tubuh ketika kamu tidur dan membuatmu merasa segar ketika bangun tidur. 

Jika kamu merasa kelelahan dan ingin tidur siang, jangan lama-lama, cukup setengah jam. Paksa dirimu untuk bangun setelah 30 menit. Ini akan membuatmu merasa segar dan siap bekerja kembali. 

Teratur


Percayalah, menandai kalendermu untuk berbagai rencana kegiatan, menempelkan post-it di berbagai tempat untuk mengingatkan sesuatu hal, atau membuat daftar pekerjaan adalah pelepas stres. Dengan merencanakan sesuatu dengan teratur, kita akan mengetahui prioritas, apa saja yang harus diselesaikan, dan kapan hal itu harus selesai.

Jangan bolos


Terkesan simpel, tetapi keinginan untuk bolos karena masa sekolah hampir selesai dapat menjadi masalah. Menyusul pelajaran akan lebih melelahkan ketimbang hadir di kelas setiap hari. (rfa)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Jokowi Urung Tetapkan 1 Muharam Jadi Hari Santri