POLMAN - Seorang kakek yang mengidap kelainan jiwa di Polewali Mandar, Sulawesi Barat dipasung lantaran sering mengamuk dan merusak tanaman di kebun milik warga.
Ia dipasung keluarganya dalam gubuk ditengah hutan dengan besi melingkar di kakinya. Samad (75) warga Dusun Lombok, Desa Ambopadang, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar sudah puluhan tahun hidup dalam keadaan terpasung, sampai-sampai rambutnya pun menjadi gondrong dengan jenggotnya yang memutih.
“Saya tidak ngamuk, kalau malam sendiri dan dingin saat hujan turu,” keluh Samad saat ditemui wartawan, Sabtu (14/4/2012).
Pria yang dulunya seorang petani ulet ini pernah dikeroyok sekelompok pemuda beberapa tahun lalu. Paska pengeroyokan itu, Samad kemudian mengalami luka dibagian kepala. Sejak saat itulah ia mengalami gangguan jiwa.
“Sering ngamuk, warga takut dan kami tidak punya biaya untuk bawa ke rumah sakit,” kata salah seorang anak Samad, Kaco.
Kaco menuturkan, sebenarnya, pihak keluarga pernah melepas sang kakek dari pasungan. Namun, masyarakat sekitar merasa takut lantaran kakek malang ini kerap mengamuk dan merusak tanaman milik warga.
Kondisi Samad sendiri terlihat mulai membaik. Hal itu ditunjukkan dengan respons yang diberikannya saat ditanya sejumlah wartawan. Ia pun dapat menjawab pertanyaan wartawan dengan lancar. Meski begitu, pihak keluarga masih belum berani melepas pasungan sang kakek.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.