Apriliani Hilang, Keluarga Lapor Polisi

|

Ilustrasi (Okezone)

Apriliani Hilang, Keluarga Lapor Polisi

CIAMIS - Pasangan suami istri Taslam (41) dan Ade Karmilah (38), warga Dusun Ciaren RT 03/06, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis kehilangan putrinya sejak lima hari terakhir.

Kemarin, pasangan Taslam dan istrinya mendatangi Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Ciamis untuk melapor. Keduanya berharap keberadaan anaknya, Sri Apriliani (17), bisa segera ditemukan. Sri diketahui hilang sejak Jumat (13/4) lalu. Sri diduga dibawa kabur oleh pemuda dari desa lain namun masih satu kecamatan dengan rumah korban.

 

Menurut pengakuan kedua orang tua korban, terakhir kali melihat Sri pada Jumat (13/4) lalu. Saat itu korban berada di rumah temannya. Sri berangkat dari rumah bertujuan main di rumah temanya yang tidak jauh dari rumah korban.

Karena merasa percaya, orang tua korban tidak menghiraukan kondisi anaknya. “Waktu sore saat saya akan ke masjid saya masih melihat anak saya di rumah temanya. Dan saat itu ada SMS memberitahukan sedang main di rumah teman,” kata Ade, Selasa (17/4/2012).

 

Namun, menjelang malam, korban tak kunjung pulang ke rumah. Sri hanya memberi kabar melalui pesan singkat jika dirinya diajak teman untuk mencari pekerjaan ke Bekasi. Selang sehari setelah menerima pesan singkatt korban, kedua orang tua korban mendapat kabar keberadaan anaknya di sebuah rumah milik Aep di Cikijing, Majalengka.

Mendapat kabar tersebut, kedua orang tua korban langsung mencari korban ke Cikijing mendatangi rumah Aep. Namun sesampai di sana, korban tidak ada.

 

Saat orang tua korban sampai di Cikijing, korban bersama pemuda yang membawanya sudah pergi pamit dengan alasan akan mencari pekerjaan buat Sri. “Kabar anak saya ada di Cikijing dari Sonny, katanya anak kami ada di rumah milik Aep bersama pemuda yang kami curigai membawa kabur anak kami bernama Abdul Hanan (25),” ungkapnya.

 

Menurut orang tua Sri, pemuda yang dicurigai itu tinggal di Dusun Pasir Kadu, Desa Petirhilir masih di Kecamatan Baregbeg. Namun sekarang keberadanya tidak diketahui entah dimana bersama Sri.

“Kami hanya berharap anak kami segera ditemukan karena khawatir terjadi apa-apa. Anak kami masih belum dewasa masih polos, khawatir dimanfaatkan oleh pemuda tersebut,” tambahnya.

 

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ciamis, AKP Shohet mengakui telah menerima laporan kehilangan seorang gadis diduga dibawa kabur pemuda yang masih tinggal satu kecamatan.

“Atas laporan itu kami sudah mengumpulkan bukti dan saksi. Saat ini keberadaan korban masih dalam pencarian polisi,” tandas Shohet.

(trk)

berita terkait

foto & video lainnya

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kota Bangalore di India Kini Menjadi Bengaluru