Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

UEA Kecam Kunjungan Presiden Ahmadinejad ke Pulau Abu Musa

Khairisa Ferida , Jurnalis-Rabu, 18 April 2012 |11:02 WIB
UEA Kecam Kunjungan Presiden Ahmadinejad ke Pulau Abu Musa
A
A
A

ABU DHABI - Menteri Luar Negeri Negara-negara Teluk mengutuk kunjungan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad ke Pulau Abu Musa, yang hingga saat ini masih dipersengketakan. Mereka juga menilai kunjungan Presiden Iran itu merupakan tindakan provokatif.

"Negara-negara Teluk mengutuk keras kunjungan Presiden Ahmadinejad ke Pulau Abu Musa. Ini merupakan tindakan provokatif dan bentuk pelanggaran yang jelas atas kedaulatan Uni Emirat Arab (UEA)," tegas Menteri Luar Negeri Negara-negara Teluk dalam sebuah pernyataan bersama seperti dikutip Trend Rabu, (18/4/2012).

Dalam kesempatan yang sama Menteri Luar Negeri Negara-negara Teluk juga meminta Iran untuk segera mengakhiri pendudukan atas tiga pulau yang mereka klaim sebagai bagian dari kedaulatan UEA.

Selain itu Iran juga diminta untuk memenuhi ajakan UEA untuk menemukan solusi damai melalui negosiasi atau membawa permasalahan sengketa wilayah tersebut ke Mahkamah Internasional.

"Negara-negara Teluk mendukung penuh kedaulatan UEA juga berbagai upaya yang diperlukan untuk mendapatkan kembali hak serta kedaulatan UEA atas tiga pulau itu. Kunjungan Presiden Ahmadinejad ke Pulau Abu Musa tidak akan mengubah fakta sejarah dan hukum kedaulatan UEA atas ketiga pulau tersebut," ungkap pernyataan tersebut.

Disamping itu, Negara-negara Teluk juga menegaskan gangguan atas kedaulatan wilayah UEA merupakan serangan terhadap seluruh negara di kawasan itu.

"Setiap agresi atas kedaulatan atau campur tangan dalam urusan salah satu negara Teluk merupakan serangan kepada seluruh negara anggota. Kunjungan Presiden Ahmadinejad tersebut bertentangan dengan kebijakan yang baik antar negara tetangga," ujar pernyataan tersebut.

Presiden Ahmadinejad membantah kunjungannya ke Pulau Abu Musa merupakan upaya untuk membuat sengketa wilayah antar kedua negara memanas.

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement