Jabar penyumbang terbesar angka kematian ibu dan anak

|

Ilustrasi Dok: Ist

 Jabar penyumbang terbesar angka kematian ibu dan anak

Sindonews.com - Provinsi Jawa Barat memiliki Angka Kematian Ibu dan Anak (AKI/AKA) tertinggi di Indonesia. Saat ini provinsi berpenduduk terbesar ini mentargetkan untuk menurunkan AKI/AKA. 

Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf menyatakan, pengurangan AKI/AKA masuk dalam pembangunan Millennium Development Golas (MGDs).

"Sasaran yang ingin dicapai MGDS adalah menurunnya angka kematian ibu dan anak," kata Dede, pada Peluncuran Program Expanding Maternal Neonatal Survival (EMAS) USAID di Bandung, Rabu (18/4/2012).

Dia mentargetkan, pada 2015, diharapkan bisa mencapai 102/100 ribu angka kematian ibu dan 23/100 ribu angka kematian bayi. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Alma Lucyati menambahkan, pihaknya bekerja keras untuk menurunkan angka tersebut.

Menurutnya, Jabar sudah berupaya setengah mati untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak. "Tapi angkanya selalu besar,” ungkap Alma.

Dia menyebutkan, jumlah penduduknya besar dibandingkan daerah lain membuat Jabar jadi penyumbang terbesar angka kematian ibu dan anak.

"Jika dilihat secara presentase dengan daerah yang penduduknya

sedikit, kasus di Jabar kecil,” terangnya.

Pada 2010, kasus kematian ibu di Jabar 794 kasus dan bayi 4.987 kasus. Pada 2011 meningkat menjadi 837 kasus angka kematian ibu  dan 5.201 kasus kenatian bayi. Lanjut Alma, perlu spesial treatment untuk menekan angka kematian ibu dan anak di Jabar.

Dalam kesempatan itu, untuk menangani AKI/AKa, United States Agency for International Development (USAID) mengucurkan anggaran Rp 100 miliar. (wbs)

(hri)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kota Bangalore di India Kini Menjadi Bengaluru