Foto Sadis Beredar, Taliban Lontarkan Ancaman Balas Dendam

|

Salah Satu Foto yang Beredar Menunjukkan Perilaku Buruk Pasukan AS (Foto: NECN)

Foto Sadis Beredar, Taliban Lontarkan Ancaman Balas Dendam

KABUL - Militan Taliban di Afghanistan mengecam keras foto pasukan Amerika Serikat (AS) yang memamerkan potongan tubuh militan di Afghanistan. Taliban bersumpah akan membalas dendam atas sikap pasukan AS.

Foto-foto sadis itu muncul di Suratkabar Los Angeles Times dan menuai kecaman dari pejabat-pejabat AS termasuk Pentagon dan Gedung Putih. Meski foto itu diambil pada 2010 lalu, peristiwa ini menjadi skandal baru yang semakin mempersulit posisi AS dan North Atlantic Treaty Organization (NATO) di Afghanistan.

Taliban mengecam keras aksi para pasukan AS yang ada di foto tersebut. Taliban menilai AS memberlakukan aksi brutal dan perbudakan yang tidak berbudaya di Afghanistan.

"Inilah apa yang disebut dengan ajaran Amerika terhadap budak-budak Afghanistan," ujar Taliban, seperti dikutip dari AFP, Kamis (19/4/2012).

Budak-budak yang dimaksud oleh Taliban adalah para pasukan dan aparat keamanan Afghanistan yang membantu operasi pasukan AS. Beberapa orang polisi Afghanistan juga muncul dari foto tersebut dan menyaksikan pasukan AS yang memamerkan potongan tubuh militan.

Menteri Pertahanan AS Leon Panetta mengutarakan penyesalannya terhadap munculnya insiden ini. Panetta berjanji akan menghukum pihak yang bertanggung jawab dalam menyebarkan foto tersebut.

Los Angeles Times merilis dua dari 18 foto yang diberikan oleh seorang prajurit AS. Pertama adalah foto tangan militan dan yang kedua adalah foto wajah pasukan AS yang menyeringai dan memberikan acungan jempol di balik potongan kaki militan Taliban.

Serangkaian insiden buruk muncul di Afghanistan dan insiden-insiden itu dilakukan oleh pasukan AS. Pertama adalah munculnya video pasukan AS mengencingi mayat militan Taliban, pembakaran kitab suci Al Quran dan yang terakhir adalah pembantaian belasan warga Afghanistan.

(AUL)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    New York Gelar Pawai Halloween