BULELENG – Tim sukses pasangan calon Bupati Buleleng, Tutik - Nova, membantah adanya politik uang untuk memenangkan pasangan calon tersebut pada pilkada yang akan digelar 22 April mendatang.
Gede Adika, tim sukses pasangan calon asal Partai Demokrat itu mengaku optimis kalau Tutik-Nova bakal menang pada pilkada mendatang. Bahkan dia mengklaim mampu meraih 35 persen suara di Kecamatan Busungbiu.
“Secara umum jelang pilkada semua lancar. Kendati ada riak-riak dari tim sukses pasangan lain,” ungkap Gede kepada Okezone, Jumat (20/4/2012).
Dia menyontohkan, pemasangan baliho atau spanduk oleh kandidit, lokasinya berdekata. Sehingga menimbulkan kesalahpahaman ketika ada baliho yang rusak atau roboh.
"Padahal penyebabnya bisa karena tertiup angin atau sebab lain. Namun kemudian menuduh tim pasangan lainnya sehingga menimbulkan kesalahpahaman,” imbuhnya.
Pilkada Buleleng yang digelar 22 April mendatang, diikuti empat pasangan calon bupati dan wakil bupati. Keempatnya yakni, Gede Ariadi – Wayan Arta, yang diusung Partai Golkar, PAN dan PKPB, Tutik Kusumawardani – Nova Sewi Putra, yang diusung Partai Demokrat, Putu Agus Suradnyana – Nyoman Sutjidra, yang diusung PDI-P, dan pasangan Gede Wenten Suparlan – Ida Bagus Djodhi, yang diusung Partai Hanura - Den Bukit.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.