Partai Suu Kyi Siap Boikot Parlemen

|

Suu Kyi saat kampanye (Foto: AP)

Partai Suu Kyi Siap Boikot Parlemen

YANGON - Partai oposisi Myanmar Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), mempertimbangkan untuk melakukan aksi boikot terhadap parlemen. Partai pimpinan Aung San Suu Kyi ini merasa keberatan pada beberapa kata dalam konstitusi Myanmar.

Rencana ini menjadi sebuah tanda bahwa NLD dan pemerintah reformis Myanmar memiliki perbedaan pendapat yang cukup mencolok. Meskipun saat ini pemerintahan baru Myanmar yang dipimpin Presiden Thein Sein, memperlihatkan perubahan di negara yang dahulu dikuasai junta militer itu.

Akar perbedaan ini terletak dari permintaan NLD kepada pemerintah untuk merubah kata "menjaga" menjadi "menghormati" konstitusi Myanmar. Kata tersebut sedianya akan diucapkan pada pengambilan sumpah anggota baru parlemen.

"Pejabat pada pembahasan konstitusi menolak untuk merubah kata tersebut. Jadi, kami akan membahasnya lagi di lain waktu, pada kantor kami," ungkap politisi Partai NLD, seperti dikutip Reuters, Jumat (20/4/2012).

"Apakah kami akan menghadiri parlemen, semua itu tergantung dari hasil rapat. Kami belum belum membuat keputusan hingga saat ini," imbuhnya.

NLD menginginkan Presiden Thein Sein mengatasi masalah ini. Namun saat ini, mantan jenderal tersebut tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang.

Partai NLD berhasil meraih 43 dari 44 kursi yang diperebutkan dalam pemilu sela 1 April lalu. Mereka menjadi sosok partai oposisi dalam Parlemen Myanmar yang dipenuhi oleh mantan anggota militer, yang kini berubah sebagai warga sipil.

(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kawalan Legislatif Atas Kasus TPI Disambut Positif