Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Istana Minta Oknum Perwira TNI Ditangkap

Susi Fatimah , Jurnalis-Senin, 23 April 2012 |19:39 WIB
Istana Minta Oknum Perwira TNI Ditangkap
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (dok: okezone)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta agar oknum Perwira TNI berinisial A yang diduga melakukan aksi brutal geng motor dihukum.

"Dan kalau memang benar ada oknum dalam suatu instansi yang terbukti bersalah harus ditindak tegas," ujar Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha, Senin (23/4/2012).

Presiden telah memberikan arahan kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Hal itu agar masyarakat tidak resah dengan adanya ulah geng motor tersebut.

"Kita tidak peduli siapa mereka yang mengakibatkan masyarakat resah, harus ditindak," tutur mantan Wakil Dekan FISIP UI ini.

Lebih lanjut Julian menegaskan tak ada pembedaan dalam perlakuan hukum meski dari Perwira TNI sekalipun.

"Jadi jangan dipersoalkan lagi itu dari satu kelompok A atau siapapun, yang pasti rasa aman dan harapan masyarakat ketertiban kemanan itu bisa terlaksana dan dijaga, dan itu perintah langsung bapak Presiden kepada Kapolri agar jajaran Kepolisian menindak tegas yang akhir-akhir ini terjadi termasuk geng motor," paparnya.

Seperti diketahui, terungkapnya keterlibatan anggota TNI dalam aksi brutal geng motor bermula dari pernyataan Pangdam Jaya, Mayor Jenderal Waris usai mengikuti acara silaturahim TNI-Polri di Hotel Sahid, Jakarta pada Kamis, 19 April 2012 malam.

Tak hanya itu, Waris secara terang-terangan menceritakan ketika dirinya dipanggil oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Kapolda ke Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

"Saya dipanggil Presiden ke Cikeas bersama Kapolda. Di sana, saya bilang ke Presiden mohon maaf saya belum mampu memenuhi keinginan senior saya yang ekstrem," kata Waris.

Usai menyampaikan keluh kesah terkait aksi geng motor, Presiden menanyakan siapa senior yang dimaksud, dan Waris menjawab yang berinisial A.

Inisial A yang disebut Waris adalah atasan yang ketika memimpin mendukung aksi brutal geng motor tersebut.

(Amril Amarullah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement