Dialog Lintas Agama Perkuat Hubungan RI-Italia

|

Ilustrasi: Reuters

Dialog Lintas Agama Perkuat Hubungan RI-Italia
JAKARTA - Indonesia dan Italia siang ini akan menggelar dialog lintas agama di Jakarta. Dialog yang merupakan kedua kalinya diadakan ini, akan dihadiri oleh tokoh agama dari kedua negara.

Dialog kali ini akan bertemakan “Unity in Diversity: the Power of Dialogue for Peaceful Cohabitation in a Pluralistic Society”. Secara resmi dialog akan dibuka oleh Menlu Marty Natalegawa bersama Menlu Italia, Guilio Terzi di Sant’Agata di Gedung Pancasila.

Ketua PP Muhammadiah Prof. Dr. Din Syamsuddin dan Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo, turut serta dalam dialog ini. Sedangkan dari Italia adalah, Presiden Komunitas Sant’Egidio Prof. Marco Impagliazzo dan Prof. Romano Orlandi serta Mr. Fransesco Marini.  

Dialog yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri RI dan Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Italia dan Komunitas Sant’Egidio (Italia) tersebut, merupakan kegiatan yang kedua.  Sebelumnya, dialog lintas agama yang pertama diselenggarakan di Roma pada tahun 2009.  

"Kemajuan hubungan bilateral kedua negara telah mencapai tingkatan dimana kedua pihak secara nyaman dan tanpa kendala dapat saling belajar dan berbagi pengalaman dalam mengatur keberagaman budaya dan agama di masing-masing negara," menurut pernyataan pihak Kementerian Luar Negeri yang diterima okezone, Senin (23/4/2012).

Hal ini amat positif dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, serta dapat mengidentifikasi berbagai cara dimana kedua negara dapat meningkatkan kontribusinya, bagi semakin berkembangnya budaya perdamaian pada tingkatan global.

Sejak tahun 2004, Kemlu  telah mengembangkan budaya dialog lintas agama  sebagai bentuk upaya pro aktif  Indonesia dalam mengedepankan sikap toleransi dan saling memahami antar sesama umat beragama dan antar peradaban. Inisiatif kegiatan ini dinilai penting untuk mempromosikan harmoni dan kerja sama, serta menghilangkan kecurigaan dan kesalahpahaman antar agama dan budaya. 

Selain dengan Italia, Indonesia telah bekerjasama menyelenggarakan sejumlah kegiatan dialog lintas agama dalam kerangka bilateral dengan sejumlah negara lainnya  antara lain  Austria, Rusia,  Inggris, Belanda, Republik Korea, Australia, dan Ethiopia. 

Dialog lintas agama ini juga dilaksanakan dalam kerangka regional, melalui forum Asia Pacific Interfaith Dialogue, APEC Inter-Cultural and Faith Symposium, International Conference of Islamic Conference (ICIS), dan World Peace Forum (WPF).   

Sedangkan dalam kerangka  kerjasama antar kawasan dilakukan melalui forum ASEM Interfaith Dialogue yang pertama kali diselenggarakan di Bali tahun 2005. 

Dimana deklarasi yang dihasilkan pada Bali Asem Interfaith Dialagoue, menjadi pijakan bagi negara-negara di kawasan ASEAN dan Eropa untuk menjalin kerja sama, membangun saling pengertian lintas  agama, di saat dinamika dunia yang diwarnai oleh potensi konflik antar agama dan antar etnis.
(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Roda Pemerintahan Tetap Jalan Tanpa Kabinet