Pemukim Yahudi Diusir dari Tanah Palestina

|

Pemukiman di Tepi Barat (Foto: AFP)

Pemukim Yahudi Diusir dari Tanah Palestina

TEPI BARAT - Pengadilan Israel mengeluarkan perintah bagi para pemukim Yahudi yang menempati sebuah rumah di Tepi Barat, Palestina. Sebelumnya rumah itu dimiliki oleh warga Palestina.

Warga Israel tersebut menempati rumah yang berada di Hebron, dan dipaksa keluar karena kepemilikan atas rumah itu tidak sah. Pengadilan memerintahkan agar mereka keluar dari rumah tersebut hingga pertengahan Mei mendatang.

Keputusan pengadilan ini ditentang keras dari komunitas pemukim Yahudi di Hebron. Pihak berwenang Israel mengkhawatirkan keputusan ini dapat memicu terjadinya kekerasan baru di Tepi Barat.

Hakim Ram Winogard menegaskan, para pemukim ini tidak dapat membuktikan bahwa mereka membeli rumah itu secara legal. Sementara klaim para pemukim yang menunjukan mereka memiliki bukti pembelian, sama sekali tidak dapat dibuktikan.

"Mereka telah memalsukan dokumen kepemilikan (rumah) dan gagal untuk menunjukan adanya bukti, yang memperlihatkan tanah tersebut memang telah telah dibeli secara sah," ujar Hakim Ram Winogard, seperti dikutip AFP, Senin (23/4/2012).

"Beban berada dari para terdakwa (pemukim). Mereka tidak dapat memperlihatkan bukti pembelian," imbuhnya.

Sontak kelompok pemukim Yahudi di Hebron melayangkan protes keras atas keputusan ini. Mereka menilai pengadilan menggunakan aturan rasis dalam menyelesaikan masalah.

"Pemerintah Israel menggunakan aturan rasis, anti-semit untuk mencegah warga Yahudi membangun atau membeli rumah di Hebron," ucap juru bicara pemukim Hebron, Noam Arnon.

Masalah ini muncul ke permukaan saat perumahan Tel Rumeida yang dahulu dikenal sebagai Bakrie House, direbut oleh pihak Israel pada 2001 silam. Saat itu warga Palestina bernama Zakaria Bakri dan istrinya, dipaksa keluar dari rumah mereka.

Zakaria dan keluarganya dipaksa keluar, menyusul terjadi aksi kekerasan yang dilakukan oleh pemukim Yahudi terhadap mereka. 

Hebron adalah kota terbesar di Tepi Barat dan menampung sekira 190 ribu warga Palestina. Tetapi sekira 800 pemukim Yahudi juga turut tinggal di wilayah tersebut, mereka pun dilindungi oleh ribuan pasukan Israel.

(faj)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Bus Masuk Jurang, 14 Orang Tewas dan 55 Luka