Mengintip Penjagaan di Ruang Tahanan Polsek

|

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

Mengintip Penjagaan di Ruang Tahanan Polsek

JAKARTA - Kasus tahanan kabur kembali terjadi. Dini hari tadi, seorang tahanan bernama Evin Nuryadi (30), melarikan diri dari rutan Mapolsek Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, pada 7 Febuari lalu, 12 tahanan Polsek Cempaka Putih juga berhasil kabur dengan cara menggergaji teralis jendela kamar mandi secara bertahap hingga petugas tak mengetahuinya.

Okezone berkesempatan menelusuri sistem penjagaan di tahanan polsek-polsek di Jakarta. Khusus di Mapolsek Sawah Besar, dua orang petugas ditempatkan di depan pintu tahanan. Kamera CCTV juga terpajang di beberapa di sudut ruangan.

Untuk bisa masuk ke dalam ruang tahanan, pembesuk harus melewati beberapa pintu ruangan. Salah satunya, ruang Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar.

Wakapolsek Sawah Besar, AKP Prasetio membenarkan, setiap harinya ruang tahanan di Mapolsek ini hanya dijaga oleh dua petugas.

“Di dalam (rutan) ada enam ruang yang diisi oleh enam sampai delapan orang. Kita juga ada CCTV di setiap sudut, " kata Prasetio kepada Okezone, Selasa (24/4/2012).

Menyoal satu tahanan kabur, Prasetio yakin, dalam waktu dekat anak buahnya dapat menangkap pelaku. “Tinggal tunggu waktu saja, kita sedang cari," pungkasnya.

Evin merupakan tersangka kasus narkoba yang ditahan sejak 8 April 2012 dengan barang bukti sabu-sabu seberat 0,2 gram. Penangkapan Evin berawal saat ibundanya, Titin, datang menjenguk.

Petugas yang berjaga saat itu lalai dan tidak mengunci kembali ruangan. Akhirnya, Evin berganti pakaian di luar ruangan dan langsung kabur.

(ded)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kampung Pulo Kembali Terendam Banjir