JAKARTA - Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mendesak pelaku pembunuhan terhadap mahasiswi FISIP UIN, Izzun Nahdhiyyah, agar dijatuhi sanksi berat. Aksi pembunuhan itu dinilai sebagai tindakan keji dan tidak berperikemanusiaan.
"Realita ini berat untuk diterima baik keluarga, civitas academica, alumni maupun masyakakat luas karena tidak semestinya almarhumah menjadi sasaran tindakan keji," ujar Wakil Sekjen Bidang Hukum dan Advokasi Ikatan Alumni UNI (IKALUIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Mustolih Siradj, dalam rilis yang diterima Okezone, Selasa (24/4/2012).
Menurutnya, sosok almarhumah merupakan pribadi yang santun, baik dan taat, baik pada keluarga maupun almamater juga terhadap sesama. Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Kapolres Kabupaten Tangerang beserta jajarannya, sehingga bisa menangkap para pelaku dalam waktu yang relatif singkat.
"Meminta kepada Kapolres dan jajarannya agar segera menangkap pelaku yang masih buron, mendesak agar para pelaku segera diproses dan diadili sesaui dengan prosedur hukum yang berlaku, juga mendesak kepada aparat hukum (kepolisian/kejaksaan/pengadilan) agar menjerat para pelaku dengan hukuman maksimal atas perbuatan yang keji dan biadab," paparnya.
Dia juga mengajak masyarakat untuk mengawasi proses hukum terhadap para pelaku agar para pelaku mendapat hukuman setimpal.
"Peristiwa ini harus menjadi pelajaran bagi mahasiswa, masayarakat dan kita semua agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap segala bentuk kejahatan. Termasuk dari orang dekat, karena disinyalir otak pelaku pembunuhan almarhumah tak lain adalah pacarnya yang selama ini dikenal sebagai 'tokoh' pemuda di Tangerang," pungkasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.